BATAUGA,BP-Buton Selatan (Busel) memiliki potensi kekayaan kebudayaan yang begitu luas yang tersebar ditujuh kecamatan yakni Kecamatan Kadatua, Batauga, Siompu, Siompu Barat, Sampolawa, Lapandewa dan Batuatas.

Ritual adat dimasing-masing wilayah memiliki keunikan dan menjadi magnet kunjungan wisatawan jika dioptimalkan dengan maksimal oleh pemerintah daerah .

Sebelumnya Pemkab Busel bersama-sama masyarakat mulai mengeksplor event budaya lokal, sebagai promosi atas keberagaman kebudayaan.

Tercatat ada Pesta adat Ma’acia Burangasidi kecamatan Lapandewa, pesta adat Metau’a di Kecamatan Siompu dan karnaval budaya Riapa Wapulaka di Sampolawa dan puncaknya event Buton Selatan Festival.

Bupati Buton Selatan H La Ode Arusani dalam beberapa kesempatan mengatakan, ritual adat kebudayaan Buton Selatan belum sepenuhnya terangkat dipermukaan untuk diekspos, dan hal itu menjadi catatan dan perhatian bagi instansi teknis untuk eksplor sepenuhnya, sehingga menjadi khazanah keberagaman budaya lokal Busel serta daya tarik tersendiri bagi kunjungan wisatawan ke Buton Selatan.

“Program Pemkab akan segera menginventarisir seluruh kegiatan ritual adat, maupun kegiatan yang bernuansa kebudayaan seluruh desa dan kecamatan, baik yang digelar setiap tahun dengan berbagai ritual adat maupun kegiatan tradisi masyarakat setempat,” tuturnya beberapa waktu lalu.

Arusani berharap, kekayaan potensi kebudayaan yang dimiliki Buton Selatan yang beragam dan unik dapat terdata dengan baik, Sehingga pemerintah daerah dapat memetakan dan memformulasi kegiatan budaya yang akan digelar.

Ditahun 2020 disektor kebudayaan telah mendapat perhatian serius dari pemerintah dalam mengembangkan dan mengoptimalkan potensi kebudayaan Busel.

“Target wisata budaya dapat dituangkan menjadi kalender pariwisata Busel untuk event internasional,” ucapnya

Tambahnya, Arusani yakin dengan mengoptimalkan potensi kebudayaan akan menggenjot pertumbuhan ekonomi di Busel.

Peliput : Amirul

Pin It on Pinterest