BAUBAU, BP- Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Baubau menggelar seminar Awal kajian indektifikasi, invetaris dan pemetaan kekayaan inteltual kota Baubau tahun 2019 di aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Selasa (12/11). Kegiatan ini digelar untuk mendorong ide-ide cemerlang dan juga kreatifitas masyarakat.

Asisten I Setda Kota Baubau Drs Rahma Tuta dalam sambutanya mengatakan, setiap orang memiliki hak cipta dalam membuat sebuah inovasi. Untuk itu inovasi itu perlu dilindungi, agar tidak mudah diklaim oleh pihak lain.

“Setiap ide-ide yang cemerlang dan kreatif yang tercipta pada seseorang atau sekolompok orang sebagai bentuk dari pengakuan menjadi suatu manusia yang berguna dan memberi dampak yang baik dari berbagai aspek yang perlu diakui dan perlu dilindungi,” katanya.

Untuk itu perlu ada sebuah wadah yang dapat memberikan ruang bagi masyarakat yang memiliki ide-ide atapun kreatifitas.

“Agar menjadi ide-ide cemerlang dan kreatif yang dapat diciptakan tidak diklaim atau dibajak oleh pihak lain, untuk itu diperlukan sebuah wadah yang dapat membantu dan menaungi untuk membangun ide-ide cemerlang dan kreatif tersebut,” ungkapnya.

Dalam ide maupun kratifitas yang dimiliki setiap orang dapat memiliki perlindungan hukum agar dapat menciptakan sebuah inovasi yang bisa tumbuh dan kembang.

“Maka dirasakan perlunya ada perlindungan hukum terhadap hak cipta, perlindungan hukum tersebut dimaksudkan sebagai upaya untuk mewujudkan iklim yang lebih baik untuk tumbuh dan berkembang gairah mencipta ilmu pengetahuan seni dan sastra di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya Kota Baubau memiliki sejuta orang yang memiliki potensi yang dimiliki dengan keragaman budaya yang di dalamnya agar dapat mengahdapi di era globaliasi yang semakin canggih.

“Kota Baubau memiliki keragaman budaya dan hasil-hasil indrustri kreatif, yang mampu hidup dan berkembang dalam menghadapi era perdagangan bebas dan modernisasi yang terjadi saat ini,” pungkasnya. (#)

Peliput: LM Syahrul

Pin It on Pinterest