Peliput:Iman Supa
Raha, BP– Oknum Kepala Sekolah SDN 7 Parigi Kabupaten Muna, La Nihanta SPd di laporkan oleh salah satu orang tua murid. Laporan ini dilakukan karena okunu Kepsek tersebut di duga melakukan pemotongan dana bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di sekolahnya.

La Mulia yang tinggal di Desa Wakumoro Kecamatan Parigi telah melaporkan tindak Pidana Penggelapan dana bantuan KIP yang terjadi pada anaknya sendiri.
Peristiwa yang terjadi Pada hari Sabtu tanggal 5 Nopember 2016 Sekitar jam 09.00 wita Tempat kejadian di SD Negeri 7 Parigi melaporkan La Nihanta S. Pd sebagai Kepala SD Negeri 7 Parigi Kecamatan Parigi.

Kapolres Muna, AKBP Yudith S Hananta SIk melalui Telegram Humas Polres Muna, Sabtu (12/11) mengakui jika, telah terjadi tindak Pidana Pengelapan yang dilakukan Kepala Sekolah SD 7 Parigi Kecamatan Parigi dengan memanggil orang tua murid menerima bantuan di dalam ruangan kepala Sekolah dimana yang di tanda tangan dalam daftar tidak ada nilai nominal hanya nama dan tanda tangan.

“Setelah menandatangani yang diberikan Kepsek SDN 7 Parigi lalu memberikan uang sebesar Rp 400 ribu sehingga orang tua murid tidak menerima baik karena dalam buku panduan KIP tidak ada pemotongan sehingga melaporkan kepada ketua komite sekolah dan atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan hal ini di kami (Polisi,red),”terangnya

Informasi yang diperoleh baubau Post, uang KIP yang seharusnya diterima oleh setiap siswa sebesar Rp 450 ribu. Namun lenyataanya hayan diberikan sebsar Rp 400 ribu.

“Kita sudah memproses laporan orang tua penerima KIP sesuai hukum yg berlaku
Tindakan yang diambil Membuat laporan Polisi maupun Membuat tanda bukti melapor.(*)

Pin It on Pinterest