Laporan: Ardi Toris

BATAUGA, BP- Tim kuasa hukum yang melaporkan kampanye terselubung Muhamad Faizal ke Panwaslu Busel Imam Ridho Angga Yuwono SH berjanji akan mempraperadilankan Polres Buton dan Kejari Pasarwajo bila kasus kampanye terselubung tidak di sidangkan.
Demikian pernyataan pers Imam Ridho Angga Yuwono, Rabu (22/02). Berdasarkan SPDP Nomor 05/II/2017/Reskrim Polres Buton tertanggal 10 Februari 2017, katanya, Polres Buton telah menetapkan Muh. Faizal selaku Calon Bupati Busel Nomor urut 2 sebagai tersangka dugaan tindak pidana kampanye di luar jadwal atau dapat disebut kampanye terselubung, yang diancam pidana dalam Pasal 187 ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 2016.

Dalam SPDP tersebut telah menjelaskan sejak tanggal 6 Februari telah dimulai penyidikannya, sehingga berdasarkan Pasal 146 UU No 10 Tahun 2017 selama 14 hari kerja sejak dimulai penyidikan Polres Buton wajib melimpahkan berkas kepada Kejaksaan Negeri Pasarwajo yang jatuh pada tanggal 23 Februari.

“Selanjutnya berkas tersebut harus lengkap pada 6 hari kerja, oleh karena itu kami harus dapat memastikan paling tidak tanggal 2 atau 3 Maret perkara tersebut harus disidangkan di Pengadilan Negeri Pasarwajo, ” terang Imam Ridho Angga Yuwono.

Kalau tanggal 3 Maret belum belum ada sidang perkara kampanye terselubung di PN Pasarwajo, lanjutnya, berarti berkas perkara dianggap tidak layak disidangkan.

“Pada saat itu juga kami akan segera memohon Praperadilan di PN Pasarwajo dengan termohon adalah Polres Buton dan/atau Kejaksaan Negeri Pasarwajo
Hal ini sangat beralasan, karena laporan kami di Panwas Kabupaten Buton Selatan sudah disertai dengan bukti berupa Keterangan Saksi, Bukti Surat, Foto, dan Video kejadian, yang semua berkesesuaian mengarah pada perbuatan Muh Faizal melakukan Kampanye diluar jadwal yang ditentukan oleh KPU Busel, ” katanya lagi.

Menurutnya, tidak ada alasan lagi bagi Polres Buton atau Kejaksaan untuk menghentikan perkara ini.

“Disini kita akan uji profesionalitas Polres Buton dan Kejaksaan Negeri Pasrwajo, dalam menangani Pidana Pemilihan, yang selama ini belum pernah ada satu perkarapun tentang Tindak Pidana Pemilihan yang dapat mereka disidangkan di PN Pasarwajo, ” tutupnya. (***)

Pin It on Pinterest