Penanggung Jawab Pustu Kalia-lia Nurwati

Peliput: Nelvida A

BAUBAU, BP- Puskesmas Pembantu (Pustu) Kalia-lia yang terletak di Kelurahan Kalia-lia, Kecamatan Lea-lea, Kota Baubau laksanakan pembatasan waktu kunjungan pasien selama pandemi covid-19.

Penanggung Jawab Pustu Kalia-lia saat ditemui wartawan Baubau Post, Rabu (09/09), Nurwati mengatakan untuk sementara ini kunjungan pasien di Pustu berkurang selama masa pandemi covid-19.

Penanggung Jawab Pustu Kalia-lia Nurwati
Penanggung Jawab Pustu Kalia-lia Nurwati

Yang biasanya kunjungan pasien dalam sebulan bisa mencapai 100 pasien namun untuk saat ini berkurang.

” Kunjungan pasien yang biasanya sampai 100 dalam sebulan namun untuk saat ini hanya sampai 30 pasien dalam sebulan,” terangnya.

Dikatakannya bahwa sistem pelayanan Pustu sebelum memasuki masa pandemi covid-19 yakni 1 kali 24 jam. Namun untuk sementara ini waktu pelayanan dibatasi guna mencegah terjadinya penyebaran virus covid-19.

” Saya melakukan pelayanan kesehatan dari jam 08.00 sampai jam 12 siang saja selama pandemi covid-19,” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa sebelum pandemi covid-19 masyarakat di Kalia-lia biasanya melakukan kunjungan ke Pustu pada sore hari.

Namun pihaknya mengatakan untuk melakukan pelayanan nanti keesokan harinya.

Kendati demikian jika keadaan pasien darurat maka akan langsung dilakukan pelayanan kesehatan.

” Jika keadaan darurat maka tetap saya akan layani kalau periksa tensi maka saya akan suru besok untuk datang berkunjung,” ungkapnya. (#)


Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

PPRB DEMO TUNTUT TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA COVID-19 dan MINTA KADIS KESEHATAN BUTON DICOPOT

Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Pemuda Pemerhati Rakyat Buton (PPRB), menggelar aksi demostrasi menuntut transparansi anggaran covid-19, di Perkantoran Takawa Buton, Senin (29/06).
“Kemudian dengan terpaparnya 27 Nakes menimbulkan tersumbatnya pelayanan publik terhadap masyarakat yang membutuhkan penangan medis di RSUD Buton. Maka untuk itu kami meminta kepada Bupati Buton untuk menggati Plt Dinas Kesehatan, karena kami anggap lalai dalam memerangi dan menangani covid-19 di Buton,” Ucap koordinator demonstran PPRB La Ovan Wabula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest