Peliput: Zaman Adha — Editor: Ardi Toris

BAUBAU, BP – Meski kuota relawan Covid-19 Kota Baubau belum terpenuhi, namun yang sudah berhasil direkrut mulai bertugas di rumah sehat terpusat kawasan perumahan Palagimata.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau Dr Wahyu MScPH para relawan tidak hanya ditempatkan di rumah sehat terpusat, namun sebagian ditempatkan juga di RSUD Baubau. Para relawan sebanyak 72 orang itu telah dilakukan pelatihan dengan prosedur ketat.

“Misalnya ada sebagian bidan yang ditempatkan di rumah sehat terpusat dan ada juga yang di rumah sakit. Namun perawat kita tempatkan dulu di rumah sehat,” katanya.

Rusun ASN di Palagimata yang sementara di jadikan rumah sehat Foto Prasetyo M–BaubauPost

Para relawan tersebut kata dia, akan diberikan gaji yang layak, mulai dari Rp 6 juta hingga Rp 3 juta untuk tenaga medis. Selain itu pihaknya memberikan pelatihan dengan prosedur yang ketat untuk menjamin keselamatan dan kesehatan para relawan.

“Kami latih bagaimana menggunakan dan melepaskan APD, kemudian di rumah sehat terpusat juga sudah ada jalur-jalurnya masing-masing yang akan dilewati pasien maupun tenaga kesehatan,” jelasnya.

Juga dalam pelayanan kepada pasien menggunakan skema Minimal Contact. Maksudnya para tenaga kesehatan diupayakan seminimal mungkin bersentuhan langsung dengan pasien.

Meski sudah mulai bertugas, namun relawan Covid-19 Kota Baubau belum memenuhi kuota dari 184 orang yang dibutuhkan, khususnya untuk tenaga perawat dan dokter. Untuk itu pendaftaran relawan diperpanjang.

“Yang belum terpenuhi tenaga dokter, perawat, rekam medik, dan petugas kebersihan,” sebutnya. (**)

Pin It on Pinterest