Peliput: Iman Supa

RAHA, BP – Bupati Muna LM Rusman Emba melakukan peresmian gedung baru SMK Kelautan dan Perikanan Raha yang ditandai dengan penguntingan pita sebagai tanda pembangunan ruang kelas belajar resmi digunakan dalam proses belajar mengajar. Dalam kegiatan ini dirangkaikan perayaan HUT Ke-20 SMK.
Dalam sambutannya, Bupati Muna mengatakan, keberadaan SMK Kelautan dan Perikanan yang sangat strategis sesuai untuk pengembangan kota kedepan. Pembangunan SMK ini pula sebagai wujud pembangunan Muna demi kemajuan daerah.
“Lokasi SMK Kelautan dan Perikanan masuk dalam pengembangan kota, yang pembangunannya di mulai dari arena dayung SOR Laode Pandu hingga jalan menuju Kecamatan Lasalepa dengan nilai anggaran Rp 100 milyar, namun pembangunan ini bukan reklamasi tetapi masuk dalam penataan kota sebagai wujud menuju Muna yang maju,” katanya.
Menurutnya, Kabupaten Muna tidak kalah dengan tempat wisata yang ada di Kabupaten Wakatobi, karena memiliki keindahan baik dari laut seperti halnya keindahan pantai di Kecamatan Towea dengan hamparan pasir putih yang memanjang. Disamping itu, wilayah darat Muna memiliki berbagai tempat yang belum diketahui oleh publik, seperti keberadaan benteng di Kecamatan Tongkuno.
“Bagi masyarakat Muna keindahan laut merupakan hal biasa, namun bagi wisatawan dari luar merupakan suatu potensi sehinggga merencanakan pembangunan dengan nilai anggaran senilai Rp 20 milyar,” ungkapnya.
Rusman mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh SMK Kelautan dan Perikanan sebab sebagai wujud peningkatan SDM, momentum dengan adanya otonomi daerah. Muna sejak 20 tahun tidak diperhatikan, maka saat mulai melakukan perubahan yang nyata.
“Kabupaten Muna telah melewati masa sulit dalam kemajuan daerah, sekarang saatnya untuk bangkit bekerja sama dalam membangun daerah Muna, hingga menghilangkan penilaian publik Muna yang terpuruk, “ujarnya
Selain itu, La Halisi Kepala SMK Kelautan dan Perikanan menambahkan, alumni sebanyak 70 persen telah bekerja diluar negeri. SMK memiliki progran dengan berbagai perusahaan sehingga lulus sekolah alumni TTD kontrak untuk kerja di Jepang, Hongkong dan Taiwan dengan upah yang fantastis.
“Mengembangkan SMK menjadi ikon di Kabupaten Muna, dengan membuka jam mengajar hingga sampai sore hari. Selain itu, akan dilakukan penataan yang indah dalam pembangunan sekolah guna dijadikan tempat wisata di Muna,” tambahnya. (*)

Pin It on Pinterest