Peliput: Arianto W — Editor: Hasrin

BAUBAU, BP- SMAN 1 Baubau memberikan toleransi bagi siswa yang tidak mengikuti proses belajar mengajar (PBM) secara daring/jarak jauh (online).

Pasalnya, sebagian kecil pelajar yang mengenyam pendidikan di salah satu sekolah terintegritas di Kota Baubau ini minim pengguna Handphone (Hp) berbasis Android.

” Siswa yang mengikuti PBM daring dengan yang tidak ikut bisa kita perhitungkan, karena ini bukan maunya mereka,” ungkap Kepala SMAN 1 Baubau Dra Sartati beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, meski umumnya sebagian besar siswa telah memiliki Hp Android sebagai media penunjang belajar daring. Namum, kata Sartati, kebijakan pemerintah dalam upaya memberikan pendidikan teruntuk siswa di tengah merabaknya pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) ini dinilai tidak maksimal karena persoalan ketersediaan jaringan internet yang kurang stabil.

” Ada beberapa siswa yang tidak memiliki android. Kalaupun memiliki itu ada gangguan lagi dengan jaringan internetnya yang agak terlambat,” pungkasnya. (*)

Pin It on Pinterest