Peliput : Amirul

BATAUGA, BP – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentakdi 15 desa di Buton Selatan berlangsung sukses dan sesuai harapan. Hal itu ditandai dengan tidak ada gugatan dari kandidat dalam perhelatan Pilkades tanggal 5 Desember lalu

Kepala Badan Pemberdayaan masyarakat Desa Buton Selatan , Drs La Siambo menjelaskan 15 desa yang melaksanakan Pilkades serentak ditanggal 5 Desember 2017 itu yakni Desa kapoa, Lapara, Lontoi, Kawindawula, Mokobeau, Kamuali, Watiginanda, Bahari II, Bahari III, Rindu Mamur, Gaya Baru, Burangasi, Batuatas, batuatas Timur, dan Tolando Jaya

“pelaksanaan Pilkades serentak di 15 desa, alhamdulilah sudah selesai dan sesuai target. Ini dapat dikatakan sukses karena tiga hari paska pencoblosan tidak ada yang komplain terkait hasil perhitungan suara,” ucap Siambo saat ditemui di Gedung Lamaindo, Selasa (12/12)

Kata dia, sesuai aturan yang telah ditetapkan dalam Pilkades serentak, jika tiga hari paska pemungutan suara tidak ada gugatan dari kandidat dalam perhelatan Pilkades maka kandidat yang memiliki suara tertinggi dapat dinyatakan sebagai pemenang
“Jadi tinggal menunggu waktu pelantikan saja,” katanya

Lanjutnya, pelantikan Kades yang telah dinyatakan sebagai pemenang dalam perhelatan Pilkades serentak 2017 ini direncakan bakal dilantik tanggal 18 April 2018 mendatang. “Waktu pelantikan ini disesuaikan dengan masa jabatan salah kades desa Burangasi, Kecamatan lapandewa yang masa berakhir jabatannya ditanggal 18 April tahun 2018,” ungkapnya

Sebab, masa jabatan kades Burangasih berada pada urutan terakhir dari kepala desa lain yang ikut dalam Pilkades serentak tahun 2017

“Jadi kepala desa yang habis masa jabatannya sebelum tanggal itu, jabatan kades akan digantikan untuk sementara oleh Sekretaris Desanya. Ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku,” paparnya

Kata dia, dari delapan kandidat incumben dalam perhelatan Pilkades serentak tahun 2017 itu, dua incumbent gagal menduduki kembali jabatan sebagai Kades. Ia menambahkan, masyarakat cukup antusias ke tempat pemilihan suara (TPS) untuk memilih kadesnya,

“Presentasi partipasi warga datang melakukan pencoblosan 80 persen lebih, mengalahkan partisipasi perhelatan Pilkada dan Gubernur,” tukasnya (*)

Pin It on Pinterest