Laporan: Kasrun

BUTUR, BP- Kantor Camat Kambowa bersama dengan tujuh rumah warga lainnya tergenang air serta empat rumah desa Morindino ikut terendam banjir pasca hujan deras melanda Kabupaten Buton Utara, Minggu (12/06/2022).

Pasca hujan kantor camat kambowa, Kabupaten Buton Utara langganan Banjir

Camat Kambowa Amrin mengungkapkan akibat kantornya terkena banjir pihanya sementara membuka pelayanan bagi masyarakat di Rumah Jabatan Camat.

“Sambil menunggu surutnya air yang merendam halaman Kantor Kecamatan sementara kami membuka pelayanan di Rumah Jabatan camat,” ucapnya, ketika dihubungi media ini.

Saat dihubungi, Amrin mengatakan banjir yang sempat merendam lingkungan warga di dua desa tersebut sudah mulai surut. Tapi bila hujan lebat kembali turun, lanjutnya, maka banjir akan kembali terjadi.

Kata Amrin, saat ini genangan air di pemukiman warga sudah mulai surut, tetapi jika guyuran hujan kembali terjadi, maka pemukiman warga akan tergenang lagi.

“Genangan air di dua desa tersebut berasa dari luapan air sungai. Kalau genangan air di kantor camat itu berasal dari air tertampung dari gunung dan akan benar-benar surut bila tidak hujan selama empat hari,” tuturnya.

Meskipun tidak ada kerugian material yang dialami warganya, namun bajir itu mengganggu aktivitas. Karena itu Amrin berharap pihak Dinas PUPR bisa kembali meninjau semua drainase dan mencarikan solusi agar banjir seperti itu tidak terjadi bila hujan.

baca juga: Diadukan ke Polisi Karena Diduga Menipu, Plt Kasatpol PP Buton Utara La Niguntu Tidak Mengakuinya

Amrin mengatakan kedua desa di kecamatan yang dipimpinnya sering terjadi banjir, “Kondisi ini sudah lama terjadi. Makanya saya berharap segera ada peninjauan infrastrukurt drainase dan tanggul agar air dari sungai tidak meluap lagi sampai kepemukiman warga,” tuturnya. (*)