Peliput: Gustam
BAUBAU, BP – Hasil kajian Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), Kota Baubau wajib mengembangkan empat pilar pembangunan. Diantaranya sektor kebudayaan, pariwisata, perikanan, pertanian dan infrastruktur, untuk mewujudkan pertumbuhan di Kota Baubau.
Kepala Balitbangda Kota Baubau Mustafa Zain SE MM, saat ditemui Baubau Post beberapa hari lalu di ruangannya mengatakan, Kota Baubau yang merupakan pusat Kesultanan Buton dengan beragam budaya dan kearifan lokalnya, hingga saat ini kurang tereksplor. Padahal, jika tereksplor akan menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung di negeri seribu benteng ini.
“Kita tahu Kota Baubau ini pusat Kesultanan Buton dan memiliki budaya dan kearifan lokal yang beragam. Tetapi kan selama ini belum tereksplor. Kalau ini tereksplor dan ditambah dengan inofasi dari pemerintah, kebudayaan maupun pariwisata kita akan jauh lebih berkembang,” kata Mustafa.
Tidak hanya itu, lanjut Mustafa, jika perikanan dan pertanian masyarakat Kota Baubau ditingkatkan, akan memberikan perubahan untuk Kota Baubau. Perputaran ekonomi bisa berjalan lancar.
“Dengan riset ilmu pengetahuan, kita bisa tingkatkan perikanan kita. Baik armadanya maupun infrastruktur kelautannya. Pertanian dan peternakan kita juga punya potensi, lahan kita untuk pertanian itu 1200 hektar. jika ini dikembangkan akan memberi perubahan untuk Kota Baubau,” katanya.
Mustafa menambahkan, adanya infastruktur yang memadai serta didukung letak yang strategis, menjadikan Kota Baubau sebagai jalur penghubung perputaran barang dan jasa. Jika hal itu dimanfaatkan Pemerintah Kota Baubau, maka pertumbuhan Kota Baubau berlangsung sangat pesat.
“Letak kita yang stategis berada dalam alur perdagangan barang dan jasa, serta didukung infastruktur yang memadai, kita punya pelabulan, jalan dan bandara. Jika ini dimanfaatkan dan dikembangkan, pembangunan daerah kita dapat berlangsung pesat,” tutupnya. (#)

