Peliput: Ahmad Dilun
WAKATOBI, tribunbuton.com – Pasca tenggelam pada Jumat (14/07) di Desa Sangia Manuru Kecamatan Siontapina Kabupaten Buton sekira pukul 13.35 Wita, pencarian KM Muda Jaya III hingga kini belum membuahkan hasil. Sejumlah anak buah kapal bernomor GT.29.NO.3246/BC ini hingga kini belum ditemukan.
Wakapolres Wakatobi, Kompol Muhadi Walam menjelaskan, proses pencarian sejumlah ABK hingga kini masih terus berlangsung. “ABK belum ada info sampai saat ini”, Ungkapnya,Via WhatsApp, Sabtu (15/07).
Meski demikian, identitas yang diduga sejumlah ABK kapal barang rute Wanci-Baubau ini berhasil diungkap oleh tim dari Kepolisian resort Buton yang dipimpin langsung Kapolsek Sampuabalo Kecamatan Siontapina, IPDA Anwar usai melakukan olah TKP pada bangkai kapal Muda Jaya III yang berserakan di pantai
Dompet pertama berisi foto copy KTP Provinsi DKI Jakarta Utara no. 3172010711940002 atas nama Ferdy M Firdaus, tempat tanggal lahir Kuningan 7 November 1994, agama Islam, alamat Manisor RT/RW 023/004, Jelaksana.
Dompet kedua berisi foto copy KTP Provinsi Jakarta Barat no. 3173010509951003 atas nama Andi Napitupulu, beragama Kristen, tempat tanggal lahir Jakarta 5 September 1995 alamat Amal Raya Rt/Rw 002/008, Cengkareng.
Dompet ketiga terdapat identitas berupa beberapa kartu keterangan atas nama Ali Akbar diantaranya;
– Kartu kompetensi Rigger dari Pertamina.
– Kartu Basic Sea Survival.
– Kartu Pelatihan Rigging tingkat dasar dari Alkon Trainindo Utama.
– Kartu Koorda I DKI Jakarta.
– Kartu e-CrewChange Pertamina.
– Kartu sertifikat Kompetensi Rigger.
– Kartu Rumah Sakit Sukmul Sisma Medika.
– Kartu ATM Permata Bank.
– STNK Atas nama Sani merk Yamaha Mio. warna hitam tahun 2010 no plat F 2120 LG berlaku sampai dengan 7 Januari 2015.
Masih nama yang sama, terdapat pula Pasport dengan no B 4334314 atas nama Ali Akbar tempat tanggal lahir, Jakarta 22 Desember 1961 yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Tanjung Priok tanggal 18 Juli 2016, paspor yang dimiliki belum pernah digunakan.
Beberapa dompet itu sebelumnya ditemukan dalam dua buah tas bersamaan beberapa lembar pakaian, rokok serta handuk diduga kuat milik para ABK yang hilang.
Tak jauh dari lokasi ditemukan dua buah tas ada pula bungkus mie instan, rokok serta gula dan satu unit handphone merk Advan Vandroid 15C dalam kondisi mati. Saat diaktifkan di dalam handphone terdapat kartu dengan nomor panggilan pemilik angka 081287027726 disertai beberapa kontak dalam kartu tersebut diantaranya, A Emul, Alpu, Amel, Ayu Wahyuni, Heru, Irma, Lestari, Neng Endah, Teh Yayah.
Setelah dihubungi tim pencari, sebagian nomor sudah tidak aktif. Sementara beberapa lainnya yang berhasil dihubungi tidak mengenal nama pemilik Handphone misterius itu. (#)

