F09.2 KNPI Wakatobi menggelar seminar sehari tentang penyuluhan bahaya narkoba. FOTO Duriani Baubau PostKNPI Wakatobi menggelar seminar sehari tentang penyuluhan bahaya narkoba. FOTO Duriani Baubau Post

Peliput: Duriani

WAKATOBI, BP – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD-KNPI) Kabupaten Wakatobi Wakatobi menggelar seminar sehari tentang penyuluhan bahaya narkotika dan obatan-obatan (Narkoba).

Ketua KNPI Wakatobi, Asinuru mengungkapkan jika seminar terkait narkoba itu merupakan agenda kerja KNPI yang telah dirumuskan dalam satu tahun program kerja tahun 2017. Hal itu sangat penting mengingat Wakatobi sebagai salah satu dari 10 top ten pengembangan destinasi pariwisata di Indonesia.

“Dalam pelaksanaan pembangunan kaitannya dengan pengembangan pariwisata maka tentu dampak dari pengembangan industry pariwisata harus diminimalisir dari saat ini seperti memberikan pemahaman kepada generasi muda terkait bahaya mengkonsumsi narkoba,” ucap Asinuru, dalam sambutannya saat membuka seminar itu di Wangi-Wangi Rabu (19/7).

Kata Asinuru, generasi muda sebagai pemegang tongkat estafet dalam pembangunan dimasa datang harus memahami bahaya penggunaan narkoba.
“Dampak pembangunan seperti pengembangan pariwisata harus ditangkal sejak dini. Jika tidak, dikhawatirkan akan menjerumuskan generasi muda,” katanya.

Olehnya itu lanjut Asinuru, generasi muda harus terbebas dari ancaman bahaya narkoba. “Narkoba dapat merusak aspek moralitas, kesehatan, hokum dan tentu hubungannya dengan akhirat dalam ajaran agama,” ujar komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wakatobi itu.

Asinuru menambahkan jika pencegahan bahaya narkoba harus dilawan bersama-sama seluruh pemuda dan itu KNPI Wakatobi sendiri akan menseriusinya. “Data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) ada sekitar 40 orang lebih setiap hari meninggal karena narkoba. Ini kita harus lawan bersama-sama,” pinta Asinuru.

Untuk diketahui, dalam seminar sehari ini KNPI Wakatobi menggandeng tika instansi terkait sebagai pemateri. Diantaranya, Kasat Narkoba Polres Wakatobi, Dokter Umum RSUD Wakatobi serta Ketua Wahda Islamiah cabang Wakatobi.

Dalam seminar dengan tema Generasi Cerdas Tanpa Narkoba itu dihadiri sekitar 80 peserta yang terdiri dari siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), mahasiswa serta pemuda dari berbagai elemen.(*)

Visited 1 times, 1 visit(s) today