F04.4 Kepala PLN Rayon Mawasangka Herry Kepala PLN Rayon Mawasangka Herry

Peliput : Alan

LABUNGKARI, BP – Walau pelayanan kelistrikan sudah dinikmati masyarakat dari PLN Unit Talaga Raya, namun masyarakat setempat sangat mengidamkan pelayanan lebih maksimal hingga 24 jam. Pasalnya, masyarakat hanya dapat menikmati listrik 12 jam, atau sejak pukul 18.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita.

Mengetahui keluhan itu, Kepala PLN Rayon Mawasangka Herry saat dikonfirmasi di sekretariat daerah beberapa hari yang lalu menjelaskan, aliran listrik di kecamatan talaga hanya 12 jam itu dikarenakan pembangkitnya hanya mencapai 400 KW dengan jumlah terpasang sekitar 1512 pelanggan.

“Mudah-mudahan tahun depan kalau ada tambahan pembangkit, disana akan ditambahkan kalau sudah ada penambahan pembangkit kita akan Nyalakan 24 jam,” bebernya.

Penambahan kapasitas menjadi 24 jam itu, tambah Herry, akan menimbulkan biaya oprasional bertambah dikarenakan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) juga meningkat. Hal tersebut butuh kajian termasuk pertambahan penduduk dan pertambahan jumlah pelanggan.

Untuk itu, Herry mengatakan lagi bahwa pemerintah daerah bisa saja mengambil sikap percepatan dengan cara melakukan atau membeli pembangkit nanti diserahkan ke PLN untuk pengoperasiannya.

“Pemerintah tinggal mensporting saja kami, tinggal bekerjasama dengan kami, apa yang nanti dibutuhkan daerah itu misalkan membeli pembangkit yang kemudian diserahkan ke PLN sebagai operasionalnya itu bisa saja kita lakukan,” pungkasnya.

Agar diketahui, Kecamatan Talaga Raya yang memiliki 6 desa 1 kelurahan itu, masih ada tiga desa yang belum dialiri listrik antara lain desa Talaga 1, Desa Talaga 2, dan Desa Liwulontona dan pangilia.

Visited 1 times, 1 visit(s) today