Peliput: Adi Cacung Editor: Zaman Adha
BAUBAU, BP – Dinas Pertanian (Distan) Kota Baubau menggandeng Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) dalam rangka menyukseskan program Upaya Khusus (Upsus) di Kota Baubau. Selain itu, TNI sebagai pendamping
Kepala Distan Kota Baubau melalui Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan Asri SP mengatakan, dalam program Upsus dikembangkan komoditi jagung dan padi. Program Upsus meliputi tiga kecamatan yakni Kecamatan Bungi, Lea-lea dan Sorawolio
“Terkhusus jagung, kami mengembangkan jagung hibrida dengan luas lahan 581 hektar dan padi dengan luas lahan sekitar 1440 hektar,” katanya saat ditemui Senin (13/11).
Selain itu Asri menyebutkan, jika di Kota Baubau pertanian kedelai belum berjalan. Sehingga pada program Upsus tahun depan, kedelai merupakan salah satu komoditas yang akan dikembangkan.
“Dalam program upaya khusus bidang tanaman pangan hanya khusus padi dan jagung. Untuk kedelai masih belum digarap,” terangnya.
Pihaknya berharap, program Upsus dapat meningkatkan produksi pertanian di Kota Baubau. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk swasembada pangan.
“Alhamdulillah kalau padi sudah optimal, kedepan akan ada pengembangan lagi, jadi kita tinggal merubah pola pikir masyarakat,” tutupnya. (#)

