Site icon BAUBAUPOST.COM

Kades Lasori Berdayakan Masyarakat Melalui Ternak Ayam

F.4.2 Kepala Desa Lasori Buraddin ST

Peliput : Alan

LABUNGKARI, BP – Dalam penggunaan dana desa tahun 2017 yang tepat sasaran dan sesuai aturan, Desa Lasori Kecamatan Mawasangka Timur Kabupaten Buton Tengah (Buteng) gelontorkan dana kurang lebih Rp 64 juta untuk pemberdayaan masyarakat melalui ternak ayam super sebanyak 1000 ekor.

Kepala Desa Lasori, Buraddin ST mengatakan, program berbentuk bantuan langsung masyarakat dengan pendekatan pemberdayaan merupakan salah satu wujud pembangunan alternatif agar masyarakat mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Untuk itu, desa lasori dalam penggunaan dana desa tahun 2017 khusus pemberdayaan masyarakat semua berjalan aman dan terkendali sesuai dengan kesepakatan musyawarah bersama masyarakat, dan melahirkan program pemberdayaan, seperti kesehatan gratis, pengadaan bodi (kapal) untuk nelayan serta membentuk kelompok ternak ayam super.

“Dua program pemberdayaan lainnya telah berjalan, sekarang kami kembali fokus pada pemberdayaan kelompok ternak ayam super,” tutur Buraddin saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Selasa (16/1).

Dijelaskan, ternak ayam super ini merupakan pemberdayaan pendekatan kelompok, awalnya itu ada 3 kelompok tapi kini yang aktif hanya berjumlah 14 orang, tapi pihaknya tidak patah semangat karena ini adalah awal yang akan merubah kesejahteraan masyarakat kearah yang lebih baik lagi.

“Kami sudah siapkan kandang berukuran 8×20 meter dan didalam ada 8 kamar berukuran 3×4 meter, siapkan pakan, serta bibit ayam 1000 ekor, tugas anggota kelompok tersebut dalam menjaga dan merawat ayam dibagi 3 shift, Insya Allah 2 bulan umur ayam kita bisa panen dan dinikmati hasilnya, apalagi kalau sudah mencapai 4 bulan, perekor itu bisa mencapai 170ribu,” terangnya.

Sebelum rencana ini berjalan, lanjut Buradin, pihaknya sudah memberikan bekal pelatihan kelompok, yang bekerja sama dengan dinas pertanian dan lembaga pemerhati ternak Buteng. Dan setelah umur ayam mencapai 2 bulan, kelompok ternak akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa Lasori (Bumdes) terkait pemasarannya.

“Program ini berkelanjutan, karena Bumdes desa ini aktif, maka nanti kelompok ternak dapat bekerjasama dengan Bumdes dalam pemasarannya,” bebernya.

Untuk diketahui, pemberdayaan masyarakat melalui ternak ayam super ini bersumber dari anggaran dana desa tahun 2017 tahap pencairan kedua. Dengan rincian pembuatan kandang berkisar Rp 40 juta, pakan Rp 9,5 juta, dan bibit Rp 14,3 juta sebanyak 1000 ekor.

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version