Site icon BAUBAUPOST.COM

Manajer PLN: Penambahan Daya di RSUD Harus Bayar Uang Muka

F.3.2 Manajer PLN Rayon Raha Muljabar Foto Iman Supa Baubau Post.

 

Peliput: Iman Supa

RAHA, BP – Sering terjadinya pemadaman listrik di RSUD Kabupaten Muna ternyata disebabkan kurangnya daya listrik. Untuk itu pihak RSUD melalui pemerintah kabupaten telah mengusulkan untuk melakukan penambahan daya, namun sebelum dilakukan penambahan daya pemerintah terlebih dahulu harus membayar uang muka.

Manajer PLN Rayon Raha, Muljabar mengungkapkan penambahan daya yang diusulkan oleh Pemerintah Daerah harus membayar terlebih dahulu sehingga dapat diaktifkan penambahannya. Masalah sering terjadi pemadaman di RSUD Muna disebabkan daya yang tidak cukup untuk kebutuhan, namun Bupati Muna telah bermohon untuk melakukan penambahan daya.

“Permohonan awal penambahan daya 725 Kwh, tetapi itu belum dilaksanakan karena terkendala disisi mereka (Pihak RSUD) karena persiapan kubikelnya sampai sekarang belum rampung. Persiapan penambahan daya 197 Kwhkami telah realisasikan dengan memasang travoo, namun sampai saat ini pihak RSUD belum melakukan pembayaran, sehingga penambahan tersebut belum bisa diaktifkan,”jelasnya.

PLN telah membangun jaringan hingga gardu batu dan tidak memiliki kendala. Akibat belum diaktifkan penambahan hingga saat ini RS masih sering padam. Muljabat menyebutkan, dalam rincian penambahan 275 Kwh berkisar 600 juta lebih sementara 197 Kwh berkisar 160 lebih.

“”Dengan sistem online, aplikasi yang dimiliki oleh PLN, Ketika mengaktifkan penambahan daya harus bayar DP dulu, walaupun hal tersebut mendesak kebutuhan umum. Kalau hari ini pihak RSUD membayar, kita langsung sambung,” tutupnya. (*).

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version