Peliput: Duriani Editor: Zaman Adha
WAKATOBI, BP – Penyediaan sarana air minum di Kabupaten Wakatobi tahun ini siap dioperasikan. Program ini merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum RI.
Direktur Teknis (Dirtek) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Wakatobi, Subardin Bau, mengungkapkan, program ini untuk beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Wakatobi. Telah diserah terimakan dari satuan kerja (satker) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi.
“Program ini diprioritaskan kepada daerah-daerah masuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Dimana Kabupaten Wakatobi juga masuk dalam kawasan KSPN,” ungkap Subardin Bau, akhir pekan lalu.
Kata Subardin Bau, program Kementerian PU Dirjen Cipta Karya itu di Kabupaten Wakatobi dipusatkan didua pulau yakni pulau Wangi-Wangi sebagai ibu kota kabupaten dan Tomia, namun kapasitasnya berbeda. Untuk di pulau Wangi-Wangi berkapasitas 10 liter per detik dan nominal anggaran Rp 9,9 milyar. Sementara di pulau Tomia kapasitas 5 liter per detik dengan anggaran Rp 8 milyar.
“Jadi total Wakatobi mendapatkan Rp 17,9 Milyar lebih,” kata Subardin Bau.
Menurut Dirtek PDAM Wakatobi, sarana penyediaan air minum bersumber dari APBN 2018 di pulau Wangi-Wangi itu menuntaskan kebutuhan air bersih diseluruh wilayah ibu kota. Sehingga ke depan pihaknya akan terus melakukan pembenahan dan pengelolaan agar dapat dinikmati masyarakat dengan lancar.
“Untuk di pulau Wangi-Wangi dapat mengaliri lima desa/kelurahan yakni Desa Matahora, Longa, Patuno, Waetuno dan Kelurahan Waelumu. Dengan dialirinya lima desa ini maka seluruh desa/kelurahan di pulau Wangi-Wangi sudah teraliri air bersih. Kita tinggal membenahi agar masyarakat bisa menikmati dengan baik,” ujarnya.
Subardin Bau menambahkan, dengan telah diserah terimakan aset itu maka selanjutnya pihak PDAM Wakatobi langsung mengoperasikan dengan melakukan pendataan calon pelanggan di desa/kelurahan yang dilalui jaringan perpipaan.
“Karena Satker Pemprov Sultra sudah menyerahkan ke Pemkab Wakatobi, selanjutnya Pemkab Wakatobi menyerahkan kepada kami di PDAM. Maka selanjutnya kami tengah melakukan pendataan calon pelanggan. Saat ini sudah puluhan pendaftar siap terlayani,” tutupnya. (*)

