Site icon BAUBAUPOST.COM

Tanah dan Bangunan Pustu Wajo Bukan Milik Pemkot

F10.3 Surat penyerahan eks Pustu Wajo

Surat penyerahan eks Pustu Wajo

Dinkes: Putusan Itu Inkracht, Tidak Bisa Diganggu Gugat

Peliput: Gustam

BAUBAU, BP – Polemik tanah dan bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Wajo akhirnya usai. Berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor 1497K/PDT/2010 Tanggal 22 Februari 2011, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau harus menyerahkan tanah dan bangunan tersebut kepada Wa Ode Nur Intan Wasioen selaku ahli waris La Ode M Sahihu penggugat.

Berdasaran surat Walikota Baubau Nomor 590/861 Tanggal 07 Maret 2018, perihal penyelaran tanah dan bangunan eks Pustu Wajo dijelaskan bahwa, Pemkot Baubau telah menghapus data tanah dan bangunan Pustu Wajo dari daftar investaris aset Pemda Kota Baubau.

“Objek sengketa antara Pemkot Baubau melawan La Ode M Sahihu telah mendapat kepastian hukum tetap (inkracht) bersarkan putusan MA. Sehingga Pemkot Baubau pada tahun 2016 telah melakukan penghapusan tanah dan bangunan eks Pustu Wajo dalam daftar infestaris aset Pemkot Baubau,” isi surat Walikota Baubau yang sempat dilihat Baubau Post di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, kamis (29/03).

Melihat hal itu, Dinkes Kota Baubau lakukan peralihan tugas. Pegawai Pustu Wajo akhirnya dikembalikan ke puskesmas awal semula mereka bekerja.

“Itu kan Pustu, jadi pegawaikan kita kembalikan ke tempat semula mereka bekerja dulu,” pungkasnya. (*)

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version