Site icon BAUBAUPOST.COM

Masyarakat Bonegunu Apresiasi Kebijakan Pemda Efektifkan Pelayanan di Buranga

F.3.2 Wakil Bupati Butur Ramadio memimpin apel pagi di kantor bupati di Buranga

Wakil Bupati Butur Ramadio memimpin apel pagi di kantor bupati di Buranga

 

Peliput: Darson

BURANGA, BP – Pemerintah Kabupaten Buton Utara (Butur) mulai mengefektifkan pelayanan di Buranga. Hal itu terlihat dari puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup daerah setempat terlihat berkantor di Buranga yang merupakan Ibu Kota daerah yang kini dipimpin Abu Hasan, Senin (9/4). Bahkan, Wakil Bupati Butur, Ramadio memimpin langsung apel pagi yang digelar di kantor bupati Butur.

Kebijakan dari Bupati Butur Abu Hasan dan Wakilnya Ramadio tersebut, mendapat apresiasi dari warga Kecamatan Bonegunu.

Salah seorang tokoh pemuda Bonegunu, Asron sangat mengapresiasi kebijakan yang kini diterapkan oleh Pemda Butur dengan mengefektifkan pelayanan di Buranga.

“Saya apresiasi apa yang telah dilakukan bupati dan wakil bupati yang telah melakukan kebijakan pemfungsian Buranga sebagai Ibu Kota dari Kabupaten Butur,” katanya.

Meskipun, sambung dia beraktivitasnya sejumlah ASN di kantor bupati di Buranga, sudah sering kali dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya. Tapi setidaknya, jelas dia Bupati Butur Abu Hasan punya itikad baik untuk mempungsikan Buranga.

“Sesuai hasil visi misi pemerintahan sekarang, janji politiknya memfungsikan Buranga. Harapan kami sebagai masyarakat Bonegunu komitmen ini dipertahankan, jangan lagi terjadi seperti sebelumnya-sebelumnya. Jangan hanya karena tuntutan, baru pelayanan dilakukan di Buranga,” tegas dia.

Ia pun mengharapkan, seiring mulai difungsikannya Buranga, diiringi dengan kebijkan perbaikan infrastruktur urgen.

“Infrastruktur harus terus ditingkatkan dan diperbaiki. Minimal dalam proses penganggaran di prioritaskan oleh pemda maupun legislatif,” pesannya.

Hal senada juga diungkapkan penggiat media sosial yang kerap menyuarakan pemfungsian Buranga, Muluk Anzar. Pria asal Desa Rantegola Kecamatan Bonegunu ini mengungkapkan, apresiasi atas langkah Bupati Butur Abu Hasan dengan menempatkan beberapa ASN setiap OPD untuk berkantor di Buranga dalam rangka pelayanan publik.

Akan tetapi, ia berharap bahwa proses tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan seiring dengan peningkatan sarana dan prasarana maupun insfrastruktur pendukung lainnya. Sehingga pelayanan terhadap masyarakat itu dapat berjalan dengan baik.

“Infrastruktur yang saya maksud adalah salah satunya jalan, sarana dan prasarananya yaitu kantor, sehingga pelayanan publik itu dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Berdasarkan absensi yang diperoleh awak media ini, sebanyak 45 orang ASN dari sejumlah organisasi OPD Pemda Butur hadir di kantor bupati Butur untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Ramadio seusai memimpin upacara pagi, menyempatkan diri mengecek seluru ruangan untuk digunakan ASN dalam pelayanan.

“Kita efektifkan dulu fasilitas kantor yang dibutuhkan, seperti meja, komputer dan peralatan lainnya, agar pelayanan bisa berjalan dengan lancar,” kata Ramadio usai memantau setiap ruangan yang ada di kantor bupati di Buranga.

Seperti diketahui, polemik Ibu Kota Kabupaten Butur terus berlanjut sejak daerah pecahan Kabupaten Muna itu mekar tahun 2017 lalu. Dimana, dalam undang-undang pemekaran tertuang Buranga yang terletak di Kecamatan Bonegunu merupakan Ibu Kota Butur. Akan tetapi, faktanya segala bentuk pelayanan dan infrastruktur perkantoran dibangun di Kecamatan Kulisusu. (*)

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version