Peliput: Iman Supa
RAHA, BP – Sama Halnya dengan sekolah lainnya, SMAN 1 Raha juga melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah mendapat bantuan 30 unit komputer yang berasal dari komite sekolah. \
Kepala SMA Negeri 1 Raha, Drs Muhidin saat ditemui disela-sela memantau proses pelaksanaan UNBK, Senin (9/4) menjelaskan dalam menghadapi UNBK dilakukan tiga kali simulasi sehingga bisa dipastikan siswa dalam menyelesaikan soal ujian tidak mendapatkan kendala. .
“15 menit menjelang pelaksanaan soal UNBK, keluarlah Token (punci pertanda bahwa soal sudah di server-red) dan siswa mengisi biodata sehingga langsung masuk ke komputer klien, jadi bisa dipastikan tidak ada soal yang bocor,” jelasnya.
Dalam menunjang pelaksanaan UNBK pihaknya, bekerja sama dengan SMP Negeri 2 Raha untuk meminjam komputer sebanyak 40 unit. Pasalnya komputer yang tersedia hanya 83 unit.
Sementara Ketua Komite SMA Negeri 1 Raha, La Ode Fasihu menambahkan atas dasar keluhan sekolah belum terpenuhi komputernya dalam pelaksanaan UNBK, Komite memiliki inisiatif merapatkan para orang tua dan menyepakati bantuan komputer sebanyak 30 unit.
“Orang tua murid berpikir kalau melakukan pinjaman komputer sama siswa maupun sekolah lain, berarti kecenderungannya tahun depan pinjam lagi, sehingga saat itu orang tua siswa sepakat untuk mengadakan komputer, alhamdulillah melalui komite dapat memberi bantuan 30 unit, dan hari ini kami serahkan pada sekolah,” tambahnya.
Menurutnya pemberian bantuan komputer seharusnya ditanggung sekolah maupun dinas pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), namun kalau menunggu bantuan tersebut tahun ini SMAN 1 Raha belum bisa melaksanakan UNBK.
“Kalau kita menunggu bantuan pusat, prosesnya akan lama, itupun tidak akan memenuhi kebutuhan,” tutupnya. (*)

