• Disdikbud Wakatobi, Yang Belum Miliki Sertifikat Bakal Ditarik Haknya

WAKATOBI, BP – Tahun 2020, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wakatobi canangkan penguatan dan seleksi Calon Kepala (Cakep) Sekolah agar memiliki sertifikat Kepala Sekolah (Kepsek).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Wakatobi Ali Wangi saat ditemui diruangan kerjanya mengungkapkan, bagi Kepsek yang belum memiliki sertifikat Cakep di tahun 2020 mendatang maka akan dikenakan sanksi yakni tidak akan diberikan hak-haknya sebagai kepala sekolah. Tak hanya itu, lembaga pendidikan atau sekolah yang dipimpinnya juga tidak bakal menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

” Program prioritas kita adalah seleksi dan penguatan Cakep kemudian penguatan para Kepsek, karena tahun depan para Kepsek yang belum memiliki sertifikat itu sudah harus memiliki sertifikat,” terang Ali Wangi beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, Kepsek yang belum memiliki sertifikat Cakep dan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang merupakan bantuan Pemerintah Pusat hingga kini berkisar 114 orang. Sementara itu, sejumlah Kepsek yang belum terakomodir berkas pengurusannya akan dilanjutkan pada 2020 mendatang.

” Itu yang kita akan tuntaskan dan akan kita lakukan Diklat penguatan Kepsek. Kemudian bagi kepala sekolah yang diangkat diatas 8 April 2018 itu tidak bisa mengikuti diklat penguatan, mereka harus melakukan seleksi Calon Kepsek, itu yang akan kita lakukan di 2020,” ujarnya.

Olehnya itu, teruntuk kepala sekolah yang belum memiliki Sertifikat Cakep maka diharapkan dapat mengikuti seleksi Cakep.

” Sekarang masih, namun bila aturan ini sudah dilakukan maka konsekwensi sekolah dan Kepsek jelas harus seperti itu,” tangkasnya.

Peliput: Zul Ps

Pin It on Pinterest