Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau mengusulkan tujuh program pembangunan fisik di tahun 2021, ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat.

2021 BPBD Baubau Usulkan Tujuh Program Fisik Dipusat, kata Kalaksa BPBD Baubau, La Ode Muslimin Hibali

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Baubau, La Ode Muslimin Hibali saat ditemui di kantornya, Jumat (16/10).

” Ada tujuh kegiatan yang kita rencanakan, pertama pembangunan talud tebing di belakang Kantor Camat Barupoaro, talud di jalan lingkar di Sorawolio yang runtuh, talud tebing diwilayah Bataraguru yang pernah roboh, talud tebing depan pemadam di bank sampah, penahan ombak juga ada di wameo,” kata Muslimin.

BACA JUGA: Waspada Karhutla, BPBD Baubau Jalin Kerjasama Dengan Semua Pihak

Dikatakan, usulan tujuh kegiatan pembangunan fisik tersebut total anggrannya sebanyak Rp 71 miliar dan sudah msauk di BNPB pusat. ” Nanti usulan itu akan dibahas dulu di DPR RI, mudah-mudahan direalisasikan, sehingga infrastruktur yang belum sempat ditangani APBD bisa dilakukan oleh pusat,” terangnya.

Pihaknya mengusulkan tujuh program fisik tersebut dikarenakan, beberapa lokasi tadi sempat runtuh dan mengenai rumah masyarakat dan saat ini kondisi pemukiman disekitar lokasi tersebut cukup memprihatinkan. Untuk volume pembangunan talud disejumlah lokasi beragam.

” Usulan ini disertai dengan dokumentasi lokasi dan narasinya karena pernah kejadian. Enam usulan ini untuk tanah longsor dan potensi longsor. Jadi program ini kita usulkan dipasca bencana di BNPB bagian rehab rekon. ” jelasnya.

Ia berharap, pihak BNPB dapat mengkomodir usulan program yang diajukan untuk tahun 2021, pasalnya beberapa usulan telah di ajukan sejak beberapa tahun lalu. ” Tahun lalu kita usulkan yang di Sorawolio melalui dana siap pakai dan sudah di iyahkan oleh BNPB, tibab-tiba terjadi bencana di Palu sehingga semua anggran di alihkan,” bebernya. (**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest