F01.5

Pewarta: Rahman

BUTON, BP-Sebanyak 12 rumah warga yang bermukim di pesisir Desa Bahari Makmur, kecamatan Siotapina, kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara rusak akibat gelombang tinggi dan angin kencang yang menerjang wilayah itu pada Sabtu, (24/12/2022) sekira pukul 23.30 WITA.

F01.5
Kapolres Buton, AKBP Rudy Silaen.,SH.,SIK.,MI Kom memberikan bantuan pada warga yang ruhamnya diterjang ombak. Foto Rahman/Baubau Post

Pasca peristiwa tersebut Polres Buton sigap menyalurkan bantuan dan melakukan evakuasi kepada para korban.

Kapolres Buton, AKBP Rudy Silaen.,SH.,SIK.,MI Kom saat berada dilokasi mengatakan, kami turut prihatin atas musibah bencana alam yang terjadi.

“Kami dari Polres Buton memberikan sedikit bantuan kepada para korban, semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan apa yang telah terjadi” ucapnya, Minggu (25/12/2022)

“Anggota kami juga akan terus melakukan monitoring terhadap situasi saat ini, kami juga akan menyiagakan beberapa anggota kami, BNBP dan instansi terkait untuk mengantisipasi terjadinya ombak susulan” bebernya.

Saat ini warga Desa Bahari Makmur yang terdampak bencana telah diungsikan dibeberapa Desa tengga, hal ini dilakukan guna untuk mengantisipasi terjadinya angin dan ombak susulan.

Masyarakat yang mengungsi hanya dengan pakaian di badan serta peralatan seadanya. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Kendati begitu, kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolres Buton menghimbau agar para nelayan dan warga di kawasan pantai tersebut untuk lebih waspada dan lebih berhati-hati.

baca juga: Cabor Beladiri Sambo Turunkan Wasit Internasional di Poprov Sultra XIV

“Tetap tingkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati lagi dan saya tegaskan jangan dulu melaut karna cuaca saat ini cukup ekstrem,” imbaunya.(*)