LABUNGKARI, BP – Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sulawesi Tenggara (Sultra) pertanggal 23 Maret sebanyak 982 orang, khususnya di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), terdapat 214 ODP. Dengan adanya hal tersebut, 214 ODP di Buteng dirumahkan untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Kepala Dinas Kesehatan Buteng, Kasman saat dikonfirmasi beberapa awak diruangannya, Selasa (24/03) mengatakan, 214 ODP di Buteng itu semuanya berasal dari luar daerah. Dikatakan ODP, merupakan mereka yang baru pulang dari salah satu daerah yang terkjangkit wabah virus corona atau covid-19.

“Jadi mereka yang baru pulang itu, dirumahkan selama 14 hari, untuk mengisolasikan diri, ini serba kehati-hatian, meski mereka asli orang Buteng hanya baru pulang dari daerah lain,” jelasnya.

Dengan adanya hal tersebut, melalui Puskesmas di Buteng terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan selama 14 hari, sebab dikawatirkan hari pertama hingga hari ketiga mengalami penambahan gejala. Meski, hingga saat ini belum ada keluhan, akan tetapi pihaknya tidak akan lengah, dengan terus melakukan pemantauan selama 14 hari.

Lanjutnya, pantau yang dilakukan hingga saat ini belum ada menimbulkan gejala atau status meningkat menjadi Penderita Dalam Pengawasan (PDP). Namun ada satu masyarakat di Kecamatan Sangiawambulu yang dicurigai gejala yang mirip, namun dia sebelumnya memang memiliki penyakit jantung, sebab penyakit jantung juga menimbulkan batuk dan sesak.

” Sebelumnya dia juga sudah dirawat di Banggai karena penyakit jantung, setelah dia sudah agak baikan, maka ia pulang kampung,” jelasnya.

Selain itu, 214 ODP yang ada di Buteng merupakan kebanyakan dari luar daerah, seperti mahasiswa yang kuliah di Kolaka dan masyarakat peratauan pulang kampung menjelang libur Ramadhan.

“Masyarakat Buteng kebanyakan merantau diluar daerah, ketika menjelang puasa mereka pulang. Jadi, ODP yang tercatat ini, orang-orang dari luar yang masuk dari Buteng, tapi asli daerah Buteng,” tutupnya.

Peliput: Hengki TA

Pin It on Pinterest