Petugas mengangkut obat-obatan kedaluwarsa dari Gudang Farmasi Dinkes Baubau

Peliput: Zaman Adha

BAUBAU, BP – Sedikitnya 2,2 ton obat kedaluwarsa akan dimusnahkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Baubau. Obat-obatan ini merupakan stok tahun 2019 dan 2020.

Petugas mengangkut obat-obatan kedaluwarsa dari Gudang Farmasi Dinkes Baubau
Petugas mengangkut obat-obatan kedaluwarsa dari Gudang Farmasi Dinkes Baubau

Stok ini masing-masing, tahun 2019 sebanyak 53 item obat senilai Rp 267 juta. Sedangkan stok tahun 2020 sebanyak 56 item dengan nilai Rp 399 juta.

Kepala Dinkes Kota Baubau, Dr Wahyu MScPh mengatakan, pemusnahan ini dilakukan secara formal disaksikan pihak terkait seperti Inspektorat dan Loka POM. Selain itu harus memenuhi persyaratan dan dokumen tertentu.

“Pemusnahannya itu di pabrik pembakaran, karena diindikasikan obat itu sudah kedaluwarsa,” katanya saat ditemui Selasa (17/11).

Obat-obatan ini digunakan seluruh Puskemas di Kota Baubau. Namun penyimpanannya tetap di Gudang Farmasi Dinkes Baubau.

“Itulah yang setiap bulan mereka lakukan permintaan, harus selalu ada stok,” tuturnya.

Dalam pengadaan obat ini kata dia, perlu perencanaan yang matang. Obat yang dipesan harus dapat diperkirakan waktu kedaluwarsanya dengan efisiensi penggunannya.

“Ini memang tidak mudah, jangan sampai kita kekurangan stok obat, lalu ada ledakan penyakit. Sehingga kita harus punya stok cadangan,” ujarnya.

Di sisi lain lanjutnya, jika penyakit tidak meningkat, maka stok obat akan berlebih. Stok obat berlebih yang sudah kedaluwarsa ini sesuai ketentuan undang-undang harus dimusnahkan.

Sementara itu untuk mengantisipasi kekurangan obat, di awal tahun harus ada stok obat untuk sekitar tiga bulan. Namun ada jenis obat tertentu yang stoknya habis tepat di akhir tahun.

baca juga: BPOM Baubau Sigap Lakukan Patroli Cyber untuk Awasi Penjualan Obat, Makanan, dan Kosmetik

“Kita harus pikirkan tahun berikutnya, karena januari itu tidak langsung ada obat. Ada prosesnya tender dulu, jadi harus ada stok di beberapa bulan pertama,” pungkasnya. (**)

Nonton Video Berikut dari YouTube BaubauPost TV Channel

Asek Goyangnya…! Ada Acara Joget di Desa Bubu-Buton Utara Ditengah Pandemik Covid19

Acara joget malam yang diadakan pemerintah Desa Bubu, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dimana disaat pemerintah daerah Kabupaten Buton Utara tengah berjibaku melawan Covid-19.
Pj Kades Bubu Riswan mengatakan bahwa acara joget malam tersebut berlangsung karena mereka sudah ada izin dari pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Bonegunu dan mereka tidak akan berani melakukan kegiatan tersebut jika ada penyampaian dari pihak kepolisian bahwa tidak bisa melakukan acara joget malam.
Kapolsek Bonegunu Iptu Muhtar Abudu pada saat di hubungi Baubau Post melalui via WhatsAppnya membatah jika pihaknya mengeluarkan izin keramaian malam pada acara joget di desa Bubu.
Senada dengan Kapolres Butur AKBP Wasis Santoso SIK pada saat dikonfirmasi Baubau Post beberapa waktu lalu, terkait acara joget yang diadakan pemerintah desa Bubu mengakui jika dirinya tidak mengetahui bahwa di desa Bubu ada acara joget dan pihak polres tidak mengeluarkan izin untuk acara malam di desa tersebut.@baubaupost tv channel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest