Site icon BAUBAUPOST.COM

Kapolsek Gu Tengahi Masalah Pemindahan Lapak di Labungkari

Peliput: Anton

LABUNGKARI, BP – Kapolsek Gu AKP Suriadin SSos MH akhirnya menyelesaikan permasalahan yang menghambat proses pengerjaan dan pelebaran jalan persimpangan Labungkari, Minggu malam (09/12).

Pemilik pondok, Alisiu dengan lapang dada mau dipindahkan beberapa meter ke belakang dari tempat sebelumnya.

Padahal sebelumnya, Alisiu enggan untuk memindahkan pondok tempat jualan miliknya yang terkena pelebaran jalan.

Wa Abe yang merupakan istri Alisiu bahkan nekat menghampiri alat berat yang sementara bekerja meratakan batu dan tanah timbunan di sekitaran pondok jualan miliknya.

“Bunuh saya, timbun saya saja dengan anak-anakku kalau kami punya sumber kehidupan selama ini mau digusur, kami sudah tidak punya lahan di pinggir jalan untuk mau dirikan tempat jualan. Di belakang ini lahannya orang, kami ini masyarakat miskin tapi kenapa malah mau dihancurkan,” teriak Wa Abe histeris, Minggu malam (09/12).

Sementara itu suami Wa Abe, Alisiu mengatakan, sudah sejak lama ia dan keluarganya bermukim di sekitar persimpangan Labungkari. Selama ini ia hanya berjualan aneka makanan ringan dan kebutuhan dapur untuk menyambung hidup bersama anak istri.

“Saya sudah lama bermukim di Labungkari ini sejak tahun 2001, Buton Tengah belum mekar saat itu. Saya hanya minta agar kami juga masyarakat yang lemah ini tolong dipikirkan dengan kelangsungan hidup kami,” pintanya dengan nada memelas sambil mengucurkan air mata menatap pondok miliknya yang harus dipindahkan.

Melihat Alisiu yang merasa terpukul dengan penggeseran pondok miliknya, Kapolsek Gu AKP Suriadin SSos MH langsung mendekati Alisiu sambil memberikan penguatan dan motivasi untuk tetap tegar dan sabar dalam menghadapi kenyataan.

“Pak Ali, saya mohon dengan hati yang ikhlas, dengan kebesaran hati, anggap saja ini cobaan, Insya Allah nanti rezekinya pak Ali dan anak-anak akan dimudahkan oleh Allah SWT setelah pondoknya digeser ke belakang,” ujar Kapolsek Gu sambil berusaha menenangkan Alisiu.

Di hadapan media ini Kapolsek Gu menuturkan, pihaknya turut merasa prihatin atas apa yang menimpa Alisiu. Namun sebagai warga negara yang baik, maka pihaknya menyarankan Alisiu untuk menaati dan mematuhi imbauan pemerintah daerah.

“Saya sampaikan pada Alisiu, nanti kita carikan solusi bersama agar dia juga bisa menyambung hidup bersama keluarganya, yang penting dia harus mau dengan ikhlas untuk menggeser pondoknya ke belakang, karena lahan yang di depan ini terkena pelebaran jalan. Alhamdulillah dia bersama istrinya juga tadi sudah legowo dan ikhlas,” tutur AKP Suriadin.

Amatan media ini, tidak lama kemudian Kapolsek Gu berhasil menguasai keadaan, sehingga Alisiu bersama istrinya rela pondok tempat jualannya digeser mundur beberapa meter dari tempat semula. Pondok milik Alisiu berhasil dipindahkan dengan bantuan beberapa orang warga yang didatangkan oleh Kapolsek Gu. (*)

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version