Kesehatan Masyarakat Terganggu
Peliput: Alyakin
PASARWAJO, BP- Pengerjaan proyek drainase di Kelurahan Wakoko Kecamatan Pasarwajo dikeluhkan warga. Sebab, debu dari proyek diduga telah mengganggu kesehatan masyarakat setempat.
Bahkan, salah seorang bayi berusia 10 bulan diserang penyakit gangguan pernapasan. Nenek bayi Wa Isa mengungkapkan, debu proyek drainase yang dikerjakan tersebut masuk hingga ke rumahnya.
“Mana cucu flu terus, anak panas tinggi, dan anak saya, mengantar cucu saya di Puskesmas,” ungkapnya saat ditemui di kediamannya, Sabtu (08/12).
Dirinya yakin, penyakit yang menyerang cucunya Kirana karena sering terpapar debu proyek pengerjaan drainase. Dirinya berharap agar pelaksana proyek rutin menyiram lahan yang dikerjakan agar ketika mobil material melintas, debu tidak bertebaran hingga ke rumah warga.
“Kalau sudah lewat mobil besar yang muat aspal, mobil truk, debu masuk dalam rumah, biar saya kadang jadi batuk-batuk, itu karena debu diterbangkan angin. Saya sudah sakit kepala dan kita mandi debu,” kesalnya.
Untuk meminimalisir debu proyek, anak dari Wa Isa harus menyiram sendiri tanah yang sedang digarap Dinas Pekerjaan Umum ini setiap pagi hari.
Menurut Wa Isa, seorang pekerja proyek pernah menyampaikan kepada warga jika proyek drainase dikerjakan hanya dalam jangka tiga bulan. Namun hingga memasuki bulan keempat proyek tersebut belum juga terselesaikan dengan maksimal.
“Padahal belum kelar-kelar sampai sakarang, barapa bulan ini, sudah mau empat bulan dan barang kali sudah lebih,” katanya.
Kendati demikian, Wa Isa berharap kepada pemilik proyek agar secepatnya menyelesaikan proyek drainase agar kesehatan warga tidak terganggu. Namun warga sekitar tetap mendukung pengerjaan drainase tersebut.
Hal senada dikeluhkan salah seorang warga yang enggan dikorankan namanya. Diakui jika debu yang masuk rumah warga menyebabkan batuk-batuk.
“Debu masuk dalam rumah, mana pung anak sekarang lagi hamil, debu masuk malam su seng bisa tidur, bagaimana mau tidur batuk-batuk terus,” ujarnya dengan sedikit dialeg Ambonnya.
Bukan hanya mengganggu kesehatan, pakaian warga yang sudah dicuci dan dijemur juga harus kotor terkena debu proyek.
Pantauan Baubau Post, alat dan material untuk pembangunan drainase di Kelurahan Wakoko, Kecamatan Pasarwajo seperti batu gunung, batu kerikil, pasir, drum air, dan mesin pencampur semen dan pasir disimpan menutupi sebagian badan jalan. (*)
