F01.2A Mobil jatuh dalam jurang di tanjakan Kantor DPRD Baubau 1
Mobil jatuh dalam jurang di tanjakan Kantor DPRD Baubau

Pemkot Diminta Buat Palang Besi di Jalur Itu

Peliput : Ady Cacung

BAUBAU, BP – Mobil Daihatsu milik Sudin (51) bernomor polisi DT 1521 CG mengalami nasib naas. Mobilnya masuk jurang di pendakian Jl Jambu Mete (pendakian Kantor DPRD Baubau-red) setelah pemilik mobil terlambat menarik pedal rem tangan, Kamis (13/12).

Mobil berwara biru itu masuk di sela antara talud jalan raya dan dinding rumah warga.

“Saat saya tarik rem tangan, sudah bunyimi di belakang,” ungkapnya.

Dikatakan, Sudin hendak pulang ke rumahnya di BTN Bukit Sari setelah mengantar anaknya di Pelabuhan Murhum yang berangkat ke Kendari untuk tes CPNS. Sudin mengendarai mobilnya dari arah SMPN 1 Baubau menanjak ke arah Kantor DPRD Kota Baubau. Saat hendak mengatur persenalan, dirinya terlambat menarik pedal rem tangan.

“Ada mobil juga di depan yang atur persenalannya,” katanya.

Sementara itu, saksi mata Narti, mengaku melihat mobil tersebut tidak mampu mendaki di tanjakan yang cukup tinggi tersebut. Menurutnya, pemilik mobil panik sehingga bingung setelah kendaraannya turun sedikit demi sedikit ke arah jurang.

“Dia panik bapak itu tadi kasian,” ungkapnya.

Lanjut Narti, pemilik mobil menyadari kalau memang ada jurang disebelah kanan mobilnya. Namun ban belakangnya sudah duluan masuk ke dalam jurang. Langsung kemudian terbalik.

“Pelan pelan turunnya, habis itu jatuh terbalikmi,” singkatnya.

Lebih lanjut dikatakan, sebelumnya ada mobil juga yang jatuh ke jurang itu beberapa waktu yang lalu tepat di tempat yang sama, namun dari arah atas menurun ke bawah.

“Lebih parah hancurnya mobil yang ini dari pada kejadian sebelumnya,” pungkasnya.

Narti berharap kepada pemerintah kota, agar memasang pembatas jalan di sepanjang tanjakan. Selain rawan kecelakaan lalu lintas, tepatnya di bawah jurang terdapat permukiman warga.

“Kalau bisa dibuatkan palang besi di pinggir jalan yang agak tinggi lagi, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Karena biasanya kalau hujan itu jalannya licin jadi akibatnya kendaraan saat menurun ke bawah rawan untuk rumah warga di bawah,” tutupnya. (#)

Visited 1 times, 1 visit(s) today