Peliput: Gustam
BAUBAU, BP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberi peringatan bahwa kawasan hutan di Kota Baubau mulai gundul.
Indikasi hutan di Baubau mulai gundul dapat terlihat dari mulai menipisnya debit air di Tirta Rimba.
Kepala BPBD Kota Baubau La Ode Muslimin Hibali mengutarakan kekhawatirannya akan bencana jika kawasan hutan gundul. Dikatakannya, longsor akan menjadi bencana yang kerap menghantui.
“Ancaman bencana sudah di depan mata, hutan kita sudah mulai gundul,” singkatnya kepada saat dihubungi, Selasa (18/12).
Saat memantau air terjun tirta rimba, Muslimin semakin yakin kawasan hutan Kota Baubau mulai gundul. Diduga, pengawasan stakeholder terkait yang kurang efektif.
“Air terjun tirta rimba kering pada saat musim hujan. Hal ini disebabkan pengawasan hutan konservasi sangat lemah sakali,” ungkapnya.
Mengamati kondisi kawasan hutan Kota Baubau yang mulai rusak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau mengimbau masyarakat khususnya instansi terkait untuk memperketat pengawasannya.
“Untuk semua elemen, mari kita awasi bersama kawasan hutan kita. Karena sekarang sudah mulai terancam, kayu-kayunya mulai habis,” imbaunya.
Muslimin menegaskan, kepada pelaku yang terbukti merusak hutan agar segera diproses guna memberikan efek jera untuk tidak merusak hutan.
Muslimin menjelaskan kondisi kawasan hutan Kota Baubau yang saat ini mulai rusak. Dikhawatirkan, akan berdampak pada bencana di kemudian hari.
“Hanya saja ini akan menimbulkan bencana terhadap kekeringan sumber mata air di kemudian hari,” tandasnya. (*)
