Peliput: Arianto W
BAUBAU, BP- Lembaga Layanan Dikti (LL Dikti) Wilayah IX Sulawesi mencanangkan program pembelajaran dengan sistem ITE di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) IST Buton. Hal itu dianggap efektif karena dapat mengefisienkan metode pembelajaran yang hanya terpacu di dalam kelas.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Lembaga Layanan Dikti (LL Dikti) Wilayah Sembilan Muhammad Amir SH MH saat membawakan sambutannya pada acara Sidang Senat Terbuka STIKES IST Buton dalam rangka Wisuda dan Penyumpahan Angkatan ke VII tahun pelajaran 2018/2019, di Aula Maedani Baubau, Sabtu (27/04).
Dikatakannya, sistem pembelajaran saat ini sudah harus berbasis ITE dan tidak ada lagi yang menggunakan cara manual. Sebab, moteode tersebut dianggap lebih mudah karena bisa dilakukan di luar kelas.
” Sistem pembelajaran saat ini sudah harus berbasis ITE, tidak ada lagi secara manual
. Karena pembelajaran tidak harus dilakukan di ruangan kelas, karena kalau menggunakan sistem ITE proses pembelajaran bisa dilakukan di luar kelas,” jelasnya.
Media penunjang yang digunakan untuk memaksimalkan proses pembelajaran tidak hanya fasilitas komputer ataupun Laptop, melainkan juga bisa menggunakan Gadget yang telah berbasis Android, guna mengakses situs yang telah ditetapkan oleh pihak LL Dikti Pusat.
” Proses pembelajaran bisa dengan menggunakan aplikasi dari sistem Android,” tutupnya (*)

