Peliput: Nelvida A
BAUBAU, BP- Kelurahan Palabusa belum memiliki sarana pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Olehnya itu, diharapkan kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Baubau untuk menyediakan sarana pendidikan yang masih kurang.
Hal itu diungkapkan oleh Lurah Palabusa Rukiya saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (07/05).
Dikatakannya, lembaga pendidikan berjenjang SMA belum tersedia di Kelurahan Palabusa. Tentunya hal itu akan berdampak pada psikologis generasi mudah yang mayoritasnya memiliki semangat tinggi dalam mengenyam pendidikan, namun tidak difasilitasi dengan sarana pendidikan yang memadai, sehingga mereka harus bersekolah diluar.
” Sarana edukasi di wilayah pesisir seperti sekolah yang berjenjang SMA, sama sekali tidak ada disini. Namun, tidak dipungkiri bahwa generasi muda tidak patah semangat dalam mengenyam pendidikan dibangku sekolah sehingga membuat mereka harus keluar dari lingkungan untuk melanjutkannya ke jenjang SMA,” jelasnya.
Olehnya itu, pemerintah telah menjalankan Program Keluarga Harapan (PKH) yang bertujuan untuk menunjang pembiayaan pendidikan sejumlah anak sehingga tidak terpacu dengan masalah ekonomi dalam menjangkau pendidikan yang berada jauh dari luar lingkungan kelurahan.
Akan tetapi, hal itu dinilai belum efektif untuk megatasi persoalan terkait minimnya sarana pendidikan di Kelurahan Palabusa. Rukiya berharap agar Pemkot Baubau dapat mendekatkan sarana pendidikan kepada masyarakat dengan menyediakan sekolah berjenjang SMA.
” Kedepanya agar Pemerintah Kota (Pemkot) dapat mendirikan sekolah di lingkungan Palabusa, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak. Sebab, tanpa pendidikan maka mereka tidak tahu mau dikemanakan masa depannya,: tutupnya. (#)

