Site icon BAUBAUPOST.COM

Tokoh Lintas Agama Di Baubau Tolak Gerakan People Power

F8.1 Ilustrasi gerakan People Power

Peliput: Hengki TA

BAUBAU– Dua tokoh agama di Kota Baubau, sepakat untuk menjaga perdamaian dan persatuan umat usai Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Sekaligus mengimbau masyarakat tidak perlu mengikuti gerakan people power tersebut.

Imam Masjid Agung Baubau, H Sulaeman Juraid menyuarakan bahwa gerakan people power dinilai meresahkan Muslim, yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Tidak hanya itu, gerakan tersebut juga dinilai akan memecah belah persatuan umat di Indonesia.

Seruan untuk menolak adanya People Power yang didengungkan oleh sekelompok masyarakat yang menolak hasil Pemilu 2019 tidak hanya datang dari tokoh agama Islam saja. Pendeta Victor Suakalune, yang merupakan tokoh agama Kristen di Baubau juga menolak gerakan inskonstitusional itu.

Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja Kota Baubau dan Buton itu, mengapresiasi Pemilu 2019, yang berjalan aman dan kondusif. Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat kota Baubau, agar tetap tenang menunggu keputusan KPU tentang hasil pemilu 2019, dan tidak melakukan tindakan inskonstitusional yang dapat mencederai demokrasi.

“Kami menolak gerakan people power karena bertentangan dengan hukum, mari kita jaga Kerukunan dan kesatuan serta keutuhan bangsa dan negara,” ungkapnya. (DURASITIMES.com)

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version