Peliput: Anton
LABUNGKARI, BP – Pengukuhan pengurus Darma Wanita Kabupaten Buton Tengah (Buteng) yang diadakan di Gedung Azzahra Kecamatan Lakudo pada Sabtu (24/12), dihadiri oleh istri Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Dra Hj Asnawati Hasan MM.
Dalam kegiatan, turut hadir Pj Bupati Buteng, Sekda Buteng, serta para kepala SKPD yang masing-masing datang bersama pasangan.
Ketua Darma Wanita Provinsi Sulawesi Tenggara Dr Nur Endang Abas sebelum mengukuhkan para pengurus Darma Wanita Persatuan, ia telebih dahulu menyampaikan apresiasi bahwa kegiatan dimaksud terasa istimewa karena turut dihadiri oleh istri Gubernur Sultra yang juga merupakan anggota DPR-RI.
“Pengukuhan Pengurus Darma Wanita Kabupaten yang kami kukuhkan secara langsung, dan yang paling istimewa dihadiri oleh Dewan Penasehat Darma Wanita provinsi, ini hal yang luar biasa, sangat istimewa, apalagi dalam kapasitas beliau sebagai anggota DPR-RI yang sangat sibuk, malah beliau mengorbankan perjalanannya ke Riau hanya untuk datang di Buteng ini,” ungkap Nur Endang Abas.
Dikatakannya, kehadiran Dra Hj Asnawati Hasan MM tersebut harus menjadi spirit baik bagi Pemerintah Kabupaten Buton Tengah maupun masyarakat.
“Ini menjadi spirit bagi kita semua, bagi pemerintah daerah, juga bagi yang akan saya kukuhkan, ini merupakan janji ibu-ibu kepada ibu Gubernur ibu Dewan Penasehat untuk aktif, kami tunggu kalau tidak aktif maka ibu nanti yang akan langsung mengevaluasi melalui Bupati dan Sekda selaku penasehat Darma Wanita kabupaten,” tambahnya.
Ditempat yang sama, penasehat Darma Wanita Persatuan Provinsi Sultra Dra Asnawati Hasan MM saat memberikan sambutan, menghimbau kepada masyarakat Buteng agar para anggota dan pengurus Darma Wanita harus meningkatkan kualitas atau profesionalisme guna menunjang kinerja dengan baik.
“Posisi Darma Wanita dilihat dari segi kualitas dan kuantitas patut diperhitungkan untuk berkiprah dimasyarakat, sehingga diharapkan bisa menjadi agen perubahan, oleh karena itu saya menghimbau kepada segenap pengurus Darma Wanita Persatuan, untuk meningkatkan kualitas pengetahuan, keterampilan serta spritualitas dalam menghadapi tuntutan dan tantangan serta perubahan diberbagai bidang kehidupan,” imbaunya.
Ditambahkan, ia menganjurkan agar para pengurus dan anggota Darma Wanita yang baru saja dikukuhkan dapat menjadi bagian dari momentum penyusunan program, kemudian wajib menjadi pelaku utama dalam usaha mewujudkan kesejahteraan anggota keluarga dan masyarakat, yang diaplikasikan dalam penjabaran visi misi Darma Wanita Persatuan Kabupaten Buton Tengah.
“Pengurus dan anggota Darma Wanita Persatuan, khususnya pengurus yang baru saja dikukuhkan agar menjadi momentum dalam penyusunan program bagi anggota Darma Wanita dan masyarakat, sebagaimana visi dan misi Darma Wanita yaitu terwujudnya kesejahteraan anggota dan keluarganya pada khususnya, serta masyarakat pada umumnya, juga merupakan pelaku utama dalam ketahanan keluarga, dengan kata lain anggota Darma Wanita Persatuan betul-betul mampu menjadi mitra bagi suami,” tutupnya.(*)

