-
Upacara HUT Busel ke-5
BATAUGA, BP- Lahirnya Buton Selatan sebagai daerah otonomi baru tidak seperti membalik telapak tangan, namun diraih penuh dengan perjuangan dari para pejuang pemekaran bersama-sama segenap masyarakatnya. Mulai sejak awal digagas tahun 2007 silam hingga menjadi sebuah daerah yang mandiri terlepas dari induknya Kabupaten Buton di tahun 2014.
Rabu 24 Juli 2019, Kabupaten Buton Selatan (Busel) telah memasuki masa tahun kelima sekaligus digelar upacara memperingati Hari Jadinya yang dilaksanakan di Lapangan Lakarada dan dipimpinan langsung Plt Bupati Busel H La Ode Arusani.
Tampak hadir, Bupati Buton Tengah (Buteng) Samahudin, Kapolres Buton AKBP Andi Herman Sik, Dandim 1413/Buton, Letkol Inf Davy Darma Putra, Kajari Buton, Sultan Buton ke 40 Dr H LM Izat Manarfa Msi, OPD lingkup Busel, tokoh masyarakat adat dan beberapa tamu undangan warga negara asing.
Plt Bupati Busel H La Ode Arusani dalam sambutannya mengucapkan
terimakasih kepada semua pihak atas kehadirannya untuk memenuhi undangan HUT Busel ke-5, begitupula bagi penyelenggara pembangunan, pemerintahan, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Namun tak lupa kami sampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada para pejuang pemekaran Kabupaten Buton Selatan. Karena melalui kesempatan yang berbahagia ini, perlu kiranya kita saling mengingatkan, disamping kita bergembira, bersukacita, juga agar selalu berdoa dan berdzikir, bertafakurkepada Allah SWT, agar dimoment ini, Allah SWT akan selalu memberikan Rahmat dan Karunia-nya kepada seluruh elemen masyarakat Busel, agar hidup dan kehidupan kita semua ada dalam ridho dan naungan Allah SWT,” tuturnya.
Lanjutnya, refleksi lima tahun usia Busel telah banyak menyentuh di semua lini. Namun disadari dan tidak dipungikri apa yang pemerintah daerah telah lakukan belum sepenuhnya memuaskan dahaga semua pihak.
“Maka hal itu akan tantangan, agar bagaimana mencapai tujuan bersama. Karena setiap pemimpin dan pemerintahan punya masanya untuk berbakti dan berbuat dengan bekerja keras, bertekad membangun daerah tercinta ini ke arah yang lebih baik demi mencapai kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan serta sejajar dengan daerah-daerah lain yang lebih dulu maju,” katanya.
Arusani mengajak masyakat agar didalam memperingati HUT Busel ke-5 untuk membuat perenungan sebagai refleksi menoleh lembaran sejarah lima tahun Kabupaten Busel, di mana terpampang ragam keberhasilan sekaligus terbentang sejumlah tantangan dan persoalan yang harus menjadi catatan dan perhatian pemerinta maupun semua elemen masyarakat .
“Rentang sejarah lima tahun pemerintahan Kabupaten Busel, tentunya bukanlah waktu yang cukup untuk mewujudkan impian semua masyarakatnya, yang ingin berada dalam keadaan yang menyenangkan, tersedia berbagai fasilitas, tercukupkan kebutuhan sandang pangan dan papan serta jauh dari cengkeraman kekurangan,” ujarnya.
Ditambahkannya, namun untuk mencapai output yang lebih baik di hari esok, tentu semua elemen harus senantiasa bergandengan tangan secara bersama-sama dan bekerja keras, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.
“Insha Allah kita akan dapat mensukseskan pembangunan di Kabupaten Buton Selatan yang kita cintai ini, karena hanya dengan modal kebersamaan dan kerja keraslah kita akan dapat meraih cita-cita,” tukasnya
Peliput : Amirul

