Site icon BAUBAUPOST.COM

Seminar Nasional Reformasi, Ali Mazi: Korupsi Masih Menggurita

F01.6 ketgam dalam berita

BAUBAU, BP – Gubernur Sulawesi Tenggara H Ali Mazi SH, menghadiri Seminar Nasional yang diselenggarakan Forum Osis Remaja Milenial Anti Korupsi, yang dilaksanakan di Gedung Pancasila Kota Baubau Sabtu (27/07). Acara ini dihadiri langsung oleh ketua KPK Agus Rahardjo yang juga sebagai pemateri utama, yang baru pertama kali digelar oleh Forum Pelajar OSIS di seluruh indonesia.

Dalam seminar Anti Korupsi ini, gubernur mengungkapkan bahwa fenomena Korupsi saat ini telah menjadi hal yang krusial bagi negara Indonesia, dan telah menggurita baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Korupsi telah menjangkau spektrum yang luas, menggurita dari pusat hingga ke daerah-daerah dengan konstruksi yang sistematis. Hingga dapat merusak struktur pengembangan dan perekonomian bangsa Indonesia,” ujarnya dalam sambutannya.

Ia juga mengungkapkan terkait fenomena korupsi yang tengah terjadi, masyarakat saat ini masih kurang memahami mana yang menjadi tindakan korupsi dan mana yang tidak, yang mengakibatkan masih acuh tak acuh mayarakat untuk senantiasa memantau tindakan yang akan merugikan wilayah mereka nantinya.

“Masifnya korupsi di negeri ini merupakan ancaman serius bagi sendi-sendi berbangsa dan bernegara. Selain merugikan negara, juga menjadi ancaman bagi prinsip-prinsip demokrasi yang menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas,” ungkap Ali Mazi pula.

Ia juga mengungkapkan bahwa masif dan terstrukturnya perbuatan korupsi di tanah ibu pertiwi ini, pemberantasan tak cukup dalam melakukan penindakan, menangkap dan memenjarakan para tikus berdasi. Namun diharapkan pula perlu adanya upaya-upaya pemiliharaan moral. Sebab korupsi bukan hanya persoalan hukum namun juga dengan persoalan moral.

“Perbuatan korupsi merupakan tindakan melawan hukum, tetapi persoalan kompleksitas tindakan korupsi dapat didekati dengan berbagai perspektif. Salah satunya itu adalah pendekatan budaya. Sebab pendekatan budaya dapat merefleksi kita untuk tidak berbuat sesuatu yang melawan hukum,” urai Ali Mazi .

Peliput: Risnawati

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version