KCD: Siswa Dapat Terkontrol Dengan Baik
BAUBAU, BP- Sistem zonasi yang diterapkan pada pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2019/2020 dinilai sangat efektif. Tidak hanya untuk mengoptimalkan penyaluran jumlah siswa secara merata, namun juga menjadi metode yang efesien dalam membangun silaturahim antara orang tua/wali siswa dengan pihak sekolah.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (KCD Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) La Jaman saat dikonfirmasi Baubau Post pada beberapa waktu lalu.
Dengan diterapkannya sistem zonasi pada pendaftaran penerimaan siswa baru, masyarakat akan cenderung mendaftarkan anaknya di sekolah yang lokasinya berada dekat dengan alamat rumah. Dengan demikian, faktor kedekatan antara orang tua dengan pihak sekolah dapat terjalin dengan baik, guna memaksimalkan pengawasan siswa.
” Dengan adanya sistem zonasi, faktor kedekatan orang tua dengan pihak sekolah dapat terjalin agar siswa dapat terkontrol dengan baik,” jelasnya.
Tidak heran, jika banyak orang tua yang terlihat berantusias saat mendaftarkan anaknya di sekolah. Pasalnya, melalui momentum tersebut para siswa beserta orang tua dapat mengenalan langsung kepala sekolah, wali kelas, serta dewan guru lainnya.
” Saat prosesi PPDB kemarin, sejumlah orang tua mengantar anaknya ke sekolah agar bisa saling mengenal dengan kepala sekolah, guru, minimal wali keas,” ungkapnya.
Olehnya itu, ia berharap ada sinergitas yang terjalin antara orang tua dan pihak sekolah dalam prinsip pengawasan siswa. Hal itu bertujuan untuk mencegah berbagai aspek negatif yang sifatnya dapat menghancurkan masa depan siswa.
” Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka wali kelas atau orang tua bisa saling menginformasikan,” tutupnya (*)
Peliput: Arianto W

