- Kadis Pendidikan Tantang Petra Lapor Polisi Namun Demonstran Diam Saja
BAUBAU, BP- Sekda Kota Baubau, Dr Roni Muhtar MPd membantah pernyataan lembaga Penyuara Tangisan Rakyat (Petra) Kota Baubau, terkait adanya aliran dana untuk pengisian sejumlah jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau beberapa waktu lalu.
” Ini kebetulan ada pihak kepolisian, kalau ada aliran dana laporkan saja kepada pihak kepolisian. Semua kami bekerja berdasarkan tata cara dan mekanisme yang benar. Itu pun kalau benar ada dugaan aliran dana terkait mutasi kemarin itu,” kata Roni Muhtar.
Dikatakan, pihaknya bekerja diikat oleh aturan, dan jika apa yang dilakukan pihak Pemkot dinilai tidak benar dan telah dilaporkan kepada DPRD Kota Baubau. Pemkot siap menjelaskan tatacara dan mekanisme dihadapan dewan, jika pihaknya diundang untuk menjelaskan terkait persoalan mutasi tersebut.
Sementara Kadis Pendidikan Kota Baubau Abdul Karim mengatakan, untuk pelantikan kepala sekolah telah sesuai dengan aturan Permendikbud No 6 tahun 2018, ia juga telah memerintahkan seluruh kepala sekola untuk melaporkan data Salk Guru Kota Baubau, sehingga pendisrtibusian guru di tiap daerah tercukupi.
“Saya sebagai Kepala Dinas Pendidikan sudah perintahkan kepada semua sekolah untuk melaporkan itu data Salk guru untuk kemudian kita distribusi sesuai dengan kebutuhannya, dimana itu sekolah yang kurang gurunya kita distribusikan ke sana, masalah tugas kepala sekolah itu tugas tambahan dan tidak ada yang salah,” jelasnya.
Ia juga menambahkan jika ada sesuatu yang ingin didiskusikan bersama Dinas Pendidikan Kota Baubau terkait kinerja hingga permasalahan pendidikan di Kota Baubau, pihaknya siap menerima koreksi dari lembaga manapun, namun menggunakan cara yang santun dan bijak.
Dalam sesi dialog dengan Petra, Abdul karim pun menantang demonstran agar melaporkan kepihak kepolisian bila mempunyai data terkait isu suap terkait pelantikan PNS di Baubau. Namun demontran terlihat diam.
Sementara itu Plt Kasat Pol PP Kota Baubau Rahmat Tuta menyatakan permintaan maaf kinerja jajarnya yang dianggap kurang dan kedepan dirinya akan melakukan pembinaan kepada anggotanya. Permintaan maaf itu terjadi karena saat melakukan demontrasi anggota Pol PP sempat melakukan aksi saling dorong dengan para demonstran hingga seoarang demontran merasakan kesakitan pada bagian pinggan sebelah kiri akibat terkena pukulan anggota Sat Pol PP.
Untuk diketahui Petra Kota Baubau Melakukan aksinya di kantor Walikota Baubau terkait dugaan pelantikan sejumlah kepala sekolah yang dinilai melanggar Permedikbud no.6 tahun 2018, serta mengendus dugaan adanya aliran dana terkait pelantikan sejumlah ASN pada tanggal 12 Juli 2019 lalu.
Peliput: Lulun

