Site icon BAUBAUPOST.COM

Lima Ribu Penari Akan Beraksi, Tiga Tarian Lokal Siap Ditampilkan

F01.1 Para Penari saat membawakan Tarian Kolosal di Festival Budaya Tua Buton lalu

PASARWAJO, BP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton, akan kembali menyelenggarakan Festival Budaya Tua Buton ke-7, di Lapangan Takawa depan Kantor Bupati Buton. Iven tahunan Kabupaten Buton ini akan menampilkan sejumlah warisan budaya tua peninggalan eks Kerajaan Buton yang selama ini manjadi warisan yang tetap dipertahankan.

Kegiatan yang akan dilaksanakan mulai 19 hingga 24 Agustus 2019, salah satunya pada puncak kegiatan akan dimeriahkan dengan lima ribu penari kolosal, dari perwakilan siswa-siswi SD, SMP dan SMA se-Kabupaten Buton, dengan menampilkan tiga jenis tarian lokal.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buton, La Ode Syamsudin saat dikonfirmasi beberapa awak media mengatakan, sebanyak 5 ribu penari itu terdiri SD sebanyak 2000 penari, SMP dan SMA sebanyak 1500 penari.

“Untuk tiga tarian yang akan ditampilkan itu, tarian Alionda, tarian Ponare dan Badendang,” jelasnya.

Lanjutnya, rentang waktu pagelaran festival pada tahun ini, lebih lama dibanding tahun sebelumnya, dimana dilaksanakan selama enam hari. Pada Puncak festival selaian pagelaran lima ribu penari, juga akan diselenggarakan adat Pekande-Kandea, Sunatan Masal ( Tandaki), serta pingitan (Posuo).

Untuk diketahui, kegiatan Festival Budaya Tua Buton yang di gelar oleh Pemkab Buton, terus menyedot perhatian masyarakat, baik berasal dari Kabupaten Buton hingga luar Kepulauan Buton. Terlihat rombongan turis wisatawan mancanegara yang terus menyempatkan hadir untuk menjadi bagian dari pagelaran festival di daerah penghasil aspal terbesar di Indonesia.

Peliput: Hengki TA

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version