Bupati Buteng H Samahuddin SE, saat menyerahkan BLT tahap II di Kecamat Lakudo

Peliput: Hengki TA

LABUNGKARI, BP – Sebanyak 337 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah (Buteng) telah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II. Masing-masing penerimah bantuan mendapatkan Rp 900 ribu, yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Buteng H Samahuddin SE.

 Bupati Buteng H Samahuddin SE, saat menyerahkan BLT tahap II di Kecamat Lakudo
Bupati Buteng H Samahuddin SE, saat menyerahkan BLT tahap II di Kecamat Lakudo

Dari 337 KK yang menerimah bantuan, terbagi di dua Kelurahan, untuk Kelurahan Lakudo berjumlah berjumlah 202 KK, dimana pada tahap I sebelumnya berjumlah 126 KK. Sedangkan di Kelurahan GU Timur berjumlah 135 KK pada tahap II, yang pada tahap I hanya berjumlah 125 KK.

Dalam sambutanya, Samahuddin mengatakan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar untuk bantuan tahap II, sebab pada BLT tahap I masih ada masyakat yang belum tersentuh dengan bantuan langsung dari pemerintah Buteng.

“Kita siapkan Rp 1,7 miliar untuk masyarakat Kabupaten Buteng,” ungkap Samahuddin pada penyerahan bantuan BLT tahap II di Aulah Kantor Camat Lakudo, Rabu (2/12)

Orang nomor satu di Buteng itu, juga meminta kepada penerima bantuan, untuk tetap menjaga keharmonisan dan meningkatkan kerjasama dengan camat, lurah hingga kepala kampung. Hal itu penting agar tercipta program dan suasana untuk kebaikan bersama.

baca juga: Bupati Buteng Samahuddin Perlebar Jembatan di Moko

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Abidin mengatakan, dengan adanya bantuan tahap II ini, maka seluruh data yang menerimah bantuan di Kelurahan Lakudo dan GU Timur sudah menerima secara keseluruhan.

“Kami berharap, berikutnya masih ada lagi bantuan, apakah dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten. Dengan begitu, dampak covid-19 tidak terlalu membebani masyarakat,” kata Abidin. (*)

NONTON JUGA VIDEO BERIKUT:

TARI DAUN NIPAH DARI BAUBAU AKAN MASUK DAFTAR TARI NASIONAL

Sanggar Seni Lakologou yang bertempat di Kelurahan Lakologou membuat sebuah tarian khas Baubau yang nantinya akan dimasukkan menjadi salah satu tarian nasional oleh Balai Pelestarian Nilai dan Budaya Provinsi Sulawesi Selatan. Tarian itu bernama Tari Daun Nipah.

Pemilik Sanggar Seni Lakologou Erna SKM saat dikonfirmasi Baubau Post, Kamis (25/06), mengatakan Balai Pelestarian Nilai dan Budaya (BPNB) Provinsi Sulawesi Selatan memfasilitasi untuk membuat sebuah tarian khas Buton. Dengan demikian Erna memutuskan untuk membuat tarian di wilayahnya tepatnya di Lakologou. Tari Daun Nipah dari Baubau akan masuk daftar tari nasional. @BAUBAUPOST TV CHANNEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest