Site icon BAUBAUPOST.COM

Sekda Butur Tegaskan Tidak Pandang Bulu Untuk Penegakan Aturan

F02.1 Sekda Butur saat menemui Aliansi Tatik Mandat

Sekda Butur saat menemui Aliansi Tatik Mandat

BURANGA, BP- Aliansi Tarik Mandat melakukan aksi orasinya di depan Kantor Sekertariat Pemerintah Daerah (Pemda) Buton Utara (Butur) selasa (06/08). Dalam aksinya Tarik Mandat menolak kebijakan pemerintah agar menghentikan pembongkaran Pasar Sore di Desa Kalibu serta dugaan tebang pilih atas sejumlah kebijakan Pemkab Butur.

Hasrudin Jaya selaku Jendral lapangan dalam orasinya meminta kepada Pemda untuk tidak Diskriminatif dalam penegakan Hukum di Pasar Sore Desa Kalibu. Sedangkan THM kian menjamur yang dibiarkan oleh Pemerintah. Termasuk APM milik penguasa serta Pasipa Jaya yang dibiarkan berkembang meski ada dugaan pelanggaran.

“Meminta kepada pemerintah Kabupaten Buton Utara untuk tidak diskriminatif dalam penegakan hukum terhadap pasar sore di desa Kalibu, sedangkan THM kian membudaya, Pemerintah tak berdaya, APM milik penguasa, serta Pasipa Jaya, pengusaha berjaya rakyat tak berdaya,”katanya.

Dia juga meminta kepada Pemda Butur untuk menghentikan teror kepada rakyat yang berjualan di Desa Kalibu. Dengan embel-embel aturan dan stabilitas

Massa aksi ditemui langsung Sekertaris Daerah (Sekda) Butur Muhamad Yasin. Pada kesempatan tersebut Jendral ASN Butur ini mengatakan, pemberhentian pasar Sore di desa Kalibu tetap dilakukan.

“Tegas saya katakan pasti kita tertibkan demi kepentingan umum, pasar Kalibu dan pasar eks yang ada di pasar lama,”katanya.

Selain itu, pihaknya juga mempersilahkan para pendemo untuk melakukan upaya hukum jia tidak puas dengan langkah yang dilakukan Pemkab Butur.

“Jadi silakan saya kira dengan melakukan upaya hukum atau apa, itu disilahkan kepada saudara-saudara,”tutupnya.

Terkait tudingan para aksi demo tentang tebang pilih dalam penegakan aturan dibantah oleh Yasin. Pasalnya, penegakan peraturan daerah di wilayah Kabupaten Butur tidak pernah pandang bulu dan tebang pilih.

“Tidak punya niat sedikit pun untuk kita tebang pilih, untuk kita pandang bulu,” ujarnya.

Lanjut kata Yasin, dalam hal menegakan ketentuan itu tidak semudah membalikan telapak tangan, dan hingga saat ini pemerintah terus berupaya melakukan penertiban terhadap sejumlah oknum yang melanggar.

“Tapi tentu tidak semudah membalikan telapak tangan, yang saudara-saudara sebutkan tadi, ada bangunan. Contoh tempat hiburan kita akan terus lakukan penertiban, yang semua yang melanggar ketentuan,” katanya.

Terkait usaha THM dan usaha lainnya yang tidak sesuai,dirinya akan menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Tapi usaha-usaha dan upaya-upaya ini terus kita lakukan, saya tidak ada maksud apa-apa, tidak ada niat, tidak ada tujuan ,tidak ada kepentingan apa-apa yang pasti bahwa semua saudara-saudara sebutkan akan kita lakukan penertiban,” pungkasnya.

Peliput : Kasrun

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version