• Di Baubau Ritel Modern Yang Disurati Kementrian Perdagangan yaitu Hypermart dan Alfamidi

Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Ditengah harga minyak goreng yang naik sejak empat bulan terakhir dan belum mengalami penurunan harga, pemerintah pusat melalui Kementrian Perdagangan RI melakukan intervensi penyediaan Minyak Goreng Kemasan dari berbagai merek di Ritel Modern.

surat dari kementrina perdagangan RI

Dalam surat yang ditandatangani Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan yan g ditujukan kepada 34 ritel modern, penyediaan Minyak Goreng Kemasan tersebut bertujuan untuk stabilisasi dan ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau di masyarakat.

Untuk itulah pemerintah melalui Kementrian Perdagangan telah membuat kebijakan Minyak Goreng Kemasan satu harga yang akan didistribusikan salah satunya melalui jaringan ritel modern seluruh Indonesia. Program tersebut akan berlangsung selama 6 bukan dan dapat diperpanjang.

ada empat point penting yang harus dilakukan oleh ritel modern guna mensukseskan program pemerintah yang dimaksud yaitu pertama melakukan penjualan minyak goreng kepada konsumen untuk semua merek dan kemasan dengan harga Rp 14 ribu per liter dengan keuntungan lainnya diperitel maksimal seribu rupiah.

Kedua, melakukan pembatasan penjualan minyak goreng kepada masyarakat maksimal dua liter sebagai upaya pemerataan dan menghindari terjadinya pembelian dalam jumlah besar oleh pihak-pihak tertentu.

baca juga: Video Mesum Pelajar di Baubau yang Viral, Kepala KCD Dikbud Sultra Rayon Baubau-Busel Mastuti: Status Kelanjutan Sekolah Sang Anak Tergantung Pihak Sekolah

Ketiga, melakukan refaksi dengan pemasok secara business to business agar dapat memperoleh minyak goreng dengan harga baru. Dan keempat, untuk memudahkan pelaksanaan refaksi, perotel agar mendata stok minyak goreng per jam 10.00 WIB, Selasa tanggal 18 Januari 2022 yang akan menjadi dasar stoki terakhir sebelum berlakunya harga baru.

Adapun daftar penerima surat 34 ritel modern yang dimaksud oleh Kementrian Perdagangan Republik Indonesia yaitu

  1. Freshmart,
  2. PT Akur Pratama (Yogya),
  3. Oki Samudera,
  4. PT Matahari Putra Prima (Hypermart),
  5. PT Victory Retailindo (Papaya),
  6. PT Lion Super Indo (Superindo),
  7. PT harja Guna Tama Lestari (Borma Antapani)
  8. PT Tiptop (Tip Top)
  9. PT Harja Guna Tama Lestari Sentosa (Ramayana),
  10. PT Akur Pratama (Yomart),
  11. PT Circlike Indonesia Utama (Circle K),
  12. PT Kage Dwijaya (Diamond),
  13. PT Trans Retail Indonesia (Transmart),
  14. PT Mega mahadana Hadiya (Loka Spm),
  15. PT Indomarco Prosmatama (Indomaret),
  16. PT AEON Indonesia (AEON),
  17. Asia Group,
  18. Palapa,
  19. Ayunandi,
  20. Reni Swalayan,
  21. PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart),
  22. PT Midi Utama Indonesia (Alfamidi),
  23. Bonet Spm,
  24. Tiara Dewata,
  25. CV Naga Swalayan (naga Swalayan),
  26. PT Lulu Group Retail (Lulu),
  27. PT Ada Perkasa Sahitaguna (Ada Swalayan),
  28. PT Bumi Nyiur Swalayan (Bumi Nyiur),
  29. PT Panen Lestari Internusa (Foodhall),
  30. PT Lotte Shopping Indonesia (Lotte Grosir),
  31. PT Inti Cakrawala Citra (Indogrosir),
  32. Rame Spm,
  33. Aneka jaya,
  34. Lombok NTB.

Comments are closed.