Site icon BAUBAUPOST.COM

Arusani: DPP Penentu Ketua DPRD Busel Periode 2019-2024

F2.1 Plt Bupati Busel H La Ode Arusani Dasi Merah bersama Ketua DPRD Busel Usman

Plt Bupati Busel, H La Ode Arusani (Dasi Merah) bersama Ketua DPRD Busel, Usman

BATAUGA,BP- Dalam perhelatan Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) 2019, Kader PDI Perjuangan di Kabupaten Buton Selatan (Busel) berhasil memperoleh lima kursi calon anggota DPRD terpilih periode 2019-2024. Atas peroleh kursi terbanyak itu maka peluang Kader PDIP menduduki Ketua DPRD Busel periode 2019-2024 terbuka lebar.

Masa bakti anggota DPRD periode 2014-2019 bakal berakhir Oktober 2019. Namun siapa kandidat yang akan mengisi jabatan ketua DPRD Busel periode 2019-2024 diantara lima Kader PDI Perjuangan menjadi berbincangan hangat masyarakat Buton Selatan.

Sesuai pleno perolehan suara KPU Busel, lima kader PDI Perjuangan calon anggota DPRD Busel terpilih yakni Dapil I (Batauga-Kadatua) Hj Wa Ode Ruhania memperoleh 1.353 suara, Karmila 1.140 suara.
Dapil II (Sampolawa) H La Harnu 962 suara. Dapil III (Lapandewa-Batuatas) Dodi 730 suara. Dapil IV (Siompu-Siobar) La Ode Armada 577 suara.

Ketua DPC PDI Perjuangan Busel H La Ode Arusani mengatakan lima kader partainya terpilih sebagi Anggota legislatif DPRD Busel berpotensi untuk menududuki posisi ketua DPRD Busel periode 2019-2024. Namun hal itu tergantung DPP PDIP yang menentukan dan menetapkan SK.

“Karena yang menentukan semua ini, DPP PDIP,” ujarnya saat ditemui belum lama ini di kantor Bupati Busel.

Kata dia, sebagai Ketua DPC PDIP Busel hanya sebatas mengusulkan lima kader calon anggota DPRD tersebut, tetapi yang pasti penentu akhir dari DPP, berdasarkan ketetentuan internal partai atau penentu finalnya berasal dari Ketua DPP PDI Perjuangabn Megawati.

Pasca kongres PDI Perjuangan, dalam waktu dekat ini sudah akan terlihat siapa pemegang palu ketua DPRD. Namun pada prinsipnya dan sesuai mekanisme akan ditentukan SK ketua DPRD sebelum pelantikan anggota DPRD Busel Oktober mendatang.
“Kelima kader calon anggota DPRD terpilih itu yang kita akan dorong. Nantilah DPP yang menentukan, saat ini belum bisa saya sebutkan. Karena penentuan finisnya bukan saya. Tapi DPP PDIP,” ucapnya.
Lanjut kata Arusani, pertimbangan secara politis Ketua DPRD dari PDIP tersebut akan dilihat dari sisi latar belakang pengalaman kader, integritas dan loyalitas menjadi salah satu pertimbangan politis untuk pertarungan Pilkada 2024 mendatang.
Sementara dalam perhelatan Pilcaleg 2019, diketahui sesuai pleno KPU, pada posisi kursi Wakil Ketua I diraih oleh partai Hanura dengan perolehan empat kursi dan pada posisi kursi Wakil Ketua II diraih partai Demokrat dengan perolehan tiga kursi.

Peliput : Amirul

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version