Peliput : Amirul

BATAUGA,BP-Sedikitnya 35 orang eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Selatan mengikuti uji kompetensi. Uji tersebut sebagai salah satu upaya untuk mengetahui dimana posisi yang layak sesuai kompetensi dan kapasitas masing-masing.

Selain itu guna membangun aparat sipil negara (ASN) yang memiliki integritas, profesional dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan dalam sebuah organisasi perangkat daerah.

Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani saat menghadiri langsung kegiatan Uji Kompetensi JPTP Lingkup Pemkab Busel

Uji kompetensi itu digelar di Aula Gedung Wisata Rumah Jabatan Bupati Busel, Senin (20/9) kemarin.

Kegiatan itu pula dihadiri langsung oleh Bupati Buton Selatan, Laode Arusani. Orang nomor satu di Busel itu mengatakan uji kompetensi merupakan bagian terpenting dalam menata birokrasi di Kabupaten Busel.

Ia meyakini digelarnya uji kompetensi itu dapat mengetahui lebih jauh pemahaman para pejabat di Busel dalam menjabarkan tupoksi masing-masing.

“Ini sangat penting dilakukan oleh Pemkab Busel. Karena dengan uji kompetensi seperti inilah para pejabat kita dapat memahami dan menggali potensi yang ada pada dirinya untuk kemudian dieksplor menjadi kegiatan yang tentunya untuk kemajuan daerah yang kita cintai ini,” tuturnya.

Dikatakannya, kehadirannya dalam uji kompetensi kali ini selaku Bupati Busel, ingin memantau langsung jalannya kegiatan serta juga dapat mengetahui kemampuan peserta dalam menjelaskan pemaparan makalah sebagai pemikiran dalam menjalankan tupoksi serta mengesplor kemampuan dirinya untuk menunjang kegiatan di intansi lainnya yang belum pernah dijabatnya.

“Selain di instansinya para pejabat kita ini juga diberi tugas untuk bagaimana menjabarkan tugas di instansi lain yang diminatinya dan tentu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Dan rata-rata mereka tanggap dan cakap dalam bertindak dan mengawal kebijakan Pemda Busel untuk menjadikan Busel menjadi daerah yang maju, sejahtera dan tentunya berdaya saing,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Busel, Firman Hamza menuturkan uji kompetensi merupakan tindak lanjut atas Undang-undang nomor 5 tahun 2014. Dimana, uji kompetensi berkaitan erat dengan masalah pemetaan dan penataan ASN kita di Bumi Beradat ini.

“Sedapat mungkin ini menjadi dasar atau legalitas formal kita dalam menata pejabat tinggi pratama untuk peningkatan performa layanan. Setidaknya kita dapat menciptakan pejabat-pejabat yang berkompenten dibidangnya,” jelasnya.

Dijelaskan, dalam pelaksanaan uji kompetensi para pejabat lingkup Pemkab Busel tersebut diuji oleh panitia seleksi (pansel). Di mana, dalam pansel tersebut diketuai oleh Sekda Pemkab Busel, Kepala BKPSDM selaku sekretaris, akademisi dari universitas ternama dan tokoh masyarakat yang membidangi sosial kultural.

baca juga: 93,8 Persen Warga Buton Selatan Terjangkau Kesehatan Gratis

“Berbicara kualitas pemerintahan itu tentunya harus ditunjang dengan proses penataan aparatur yang legal. Dengan hal itu, Pemkab Busel melalui kebijakan Laode Arusani sebagai nakhodanya mengeluarkan kebijakan yang berkaitan dengan rotasi, mutasi, promosi dan demosi harus dilakukan sesuai ketentuan dan uji kopetensi,” tutupnya (*)

One thought on “35 Pejabat Eselon II Busel Ikuti Uji Kompetensi”

Comments are closed.