F01.7 Masyarakat dan TNI saat melakukan pengecoran di Masjid Al Muqarrabun Indal Mukminin Kelurahan Masiri Kabupaten BuselMasyarakat dan TNI saat melakukan pengecoran di Masjid Al Muqarrabun Indal Mukminin Kelurahan Masiri, Kabupaten Busel

BATAUGA, BP- Sasaran pembangunan Tentara Manunggal Membagun Desa (TMMD) ke-106 yang dilaksanakan di Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan (Busel), meliputi pembangunan fisik dan non fisik. Ratusan masyarakat dan puluhan anggota TNI bergotong royong dalam pembangunan Masjid Al Muqarrabun Indal Mukminin.

Dandim 1413/Buton Letkol Inf Arif Kurniawan selaku Dansatgas TTMD ke-106 mengatakan, salah satu sasaran fisik yang dilakukan pihaknya yakni, pembangunan masjid ukuran 10×18 meter di Kelurahan Masiri.

Dikatakan, selain pembangunan masjid, pihaknya juga akan membagun balai pertemuan di lingkungan Kolou dengan ukuran 10,2 meter x 7,8 Meter, serta pembukaan akses jalan baru dan pengerasan dengan panjang jalan 930 meter, lebar 8 meter yang menghubungkan dua sekolah yaitu, SMAN 2 di Kelurahan Masiri dan SMPN di Kelurahan Majapahit.

” Panjang 930 Meter, lebar 8 Meter,” ungkap Arif Kurniawan beberapa waktu lalu.

Untuk saran non fisik pihaknya akan melakukan berbagai penyuluhan kepada masyarakat, baik tentang bahaya ISIS dan radikalisme, penyuluhan media sosial, bahaya Narkoba, pertanian, kesehatan, wawasan kebangsaan, serta penyuluhan bahaya dan larangan pengeboman ikan di wilayah Busel.

Sementara di tempat yang berbeda La Ode Hamsah selaku ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Masiri mengatakan, jika masyarakat yang ikut bergotong royong dalam pembangunan masjid berjumlah sekitar 100 orang lebih dan di bagi menjadi empat group.

” jadi kami di sini dibagi menjadi empat grup. Tiap grup ada yang berjumlah 26 dan 27 orang,” kata La Ode Hamsah.

Ia merasa bersyukur dengan kehadiran para anggota dan pelaksanaan TMMD di wilayahnya, pasalnya dengan kehadiran para angoota TMMD ke-106 dapat memberi arti bagi pembangunan dan kehidupan masyarakat Busel, khususnya di Masiri.

” Kami tidak merasa terbebani dengan ikut kerja sama-sama dengan bapak tentara, malahan kita disini merasa bersyukur, bangun masjid tidak lagi keluarkan biaya,” terangnya.

Untuk diketahui anggota yang ikut terlibat selama TMMD berjumlah sebanyak 106 orang, terdiri dari anggota Korem 143/HO, Batalyon 725 Woroagi, TNI AL, TNI AU, dan Kepolisian.

Peliput: Prasetio M

Visited 1 times, 1 visit(s) today