F4.1 Monianse saat mengunjungi salah satu stand di malam pembukaan Baubau Expo. Dok Kominfo BaubauMonianse saat mengunjungi salah satu stand, di malam pembukaan Baubau Expo. Dok Kominfo Baubau

BAUBAU, BP- Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse SPd menyebut penyelenggaraan Pameran Baubau Expo, dalam rangka HUT Kota Baubau ke-478 tahun dan semarak ke-18 sebagai daerah Otonomi, dinilai memiliki tiga fungsi prioritas.

Yang pertama, mampu menjadi media informasi yang inspiratif, edukasi, perkembangan wawasan, dan jejak usaha seraya memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi akselerasi pengembangan kinerja pembangunan daerah.

Lanjut kedua, kata Monianse Baubau Expo menjadi wadah transaksi ide dan kontrak-kontrak sosial budaya antara pemerintah, masyarakat pelaku usaha, dan dunia perbankkan serta akademisi untuk secara bersama-sama membangun perekonomian daerah.

Terakhir yang ketiga, Baubau Expo merupakan wadah silaturahmi untuk saling menguatkan, dalam rangka menciptakan inovasi pembangunan peradaban masyarakat yang memiliki nilai universal, berdasarkan nilai yang terkandung dalam falsafa PO5 yaitu Pomaamasiaka, Poangkaangkata, Popiapiara, Pomaemaeaka, dan Pobincibincikikuli yang artinya saling menyayangi, saling mengayomi, saling mendukung atau menopang, saling menghargai, dan menghormati, serta jangan saling menyakiti.

” Penyelenggaraan Baubau Expo, dapat terjadinya transaksi-transaksi ide dan kotrak-kontrak sosial serta budaya antar pemerintah, masyarakat pelaku usaha dan dunia perbangkan serta akademisi untuk secara bersama-sama membangun perekonomian daerah. Kemudian, sebagai wadah silatuh rahmi untuk saling menguatkan dalam menciptakan invoasi membangun peradapan masyarakat yang meliki nilai yuniversal dari PO 5,” ungkap Monianse saat membawakan sambutannya pada pembukaan kegiatan Pameran Baubau Expo 2019, Sabtu malam (12/10).

Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot), Monianse juga mengungkapkan berbagai karya pembangunan yang telah dicapai selama ini merupakan buah hasil kerja keras Pemerintah, Swasta, dan seluruh elemen Masyarakat Kota Baubau.

” Berbagai karya pembangunan yang telah kita capai selama ini, tentunya ini adalah buah dari hasil kerja kita semua baik itu Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat. Meskipun demikian disadari bahwa rengkarnasi pembanguan masih terjadi di bergai aspek dan menjadi tantangan ke depan yang membutuhkan sentuhan perhatian Stakeholder di daerah untuk dilakukan pembenanan sesegera mungkin,” terangnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh komponen pembangunan daerah agar menjadikan HUT Kota Baubau sebagai momentum mentransformasikan semangat bersama dalam karya, berinovasi, serta memberikan masukan konsumtif, dan tidak membuat asumsi negatif atau saling curiga serta berprasangka buruk, yang pada akhirnya menciptakan isu-isu negatif dan dapat menghambat pembangunan berkelanjutan di Kota Baubau. (#)

Peliput: LM Syahrul

Visited 1 times, 1 visit(s) today