Site icon BAUBAUPOST.COM

Disdikbud Bombana Buka Pendaftaran Peserta Program Gembira Cerdas

F3.2 Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Labupaten Bombana Abdul Rauf Abiddin

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Labupaten Bombana Abdul Rauf Abiddin

BOMBANA, BP- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bombana kembali membuka pendaftaran peserta program Beasiswa Gembira Cerdas tahap ke-III tahun 2019. Diketahui, target kuota yang disiapkan untuk penerimaan bantuan tersebut sebanyak 500 orang.

Saat ditemui diruangan kerjanya, Senin (14/10) Kepala Disdikbud Bombana Abdul Rauf Abiddin mengungkapkan prosesi pendaftaran peserta program beasiswa ini telah dimulai sejak tanggal 4 Oktober hingga 18 November 2019 mendatang. Adapun mengenai persyaratan registrasi pendaftaran masih sama dengan prosedur ditahap sebelumnya, yaitu mahasiswa wajib melampirkan surat keteranga aktif kuliah.

“Selain itu, IPK bagi mahasiswa aktif kuliah minimal 3,0. Juga, harus punya Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi yang ada. Poin penting itu harus ada Surat Keterangan tidak mampu dari desa/kelurahan,” bebernya.

Lanjut Rauf Abiddin menjelaskan, Gembira Cerdas merupakan program Bupati Bombana, yang mulai diefektifkan sejak terpilihnya Tafdil sebagai Bupati periode kedua. Kini, program Gembira Cerdas telah sampai pada tahap III, artinya kegiatan ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali dengan memberikan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp 3 Juta per semester untuk tiap-tiap peserta.

“Tahap kedua sudah cair bulan lalu,”ungkapnya

Sebelumnya, jumlah pendaftar Gembira Cerdas tahap II sebanyak 1026 orang dan yang lolos berkas sebanyak 996 orang. Dari seleksi berkas tersebut, setelah dilakukan verifikasi secara faktual baik diperguruan tinggi ataupun verifikasi langsung dirumah mahasiswa bersangkutan, rupanya hanya menyisahkan 623 orang.

” Kuota yang dibutuhkan hanya 500 orang, maka untuk mengurangi yang 623 ini, kami adakan perengkingan lagi sesuai dengan Perbup yakni apabila melebihi kuota maka harus diurut berdasarkan nilai IPK, kemudian juga berdasarkan Surat Keterang Tidak mampu dari desa/kelurahan,” ungkapnya.

Setelah ditetapkannya penerima beasiswa 500 orang. Pihak Disdikbud akan membuka ruang sanggahan selama tiga hari, guna menampung komplein/kritikan dari para pendaftar ataupun masyarakat.

” Hasil dari ruang sanggahan tersebut Maka ditemukan ada 9 orang yang bermasalah antara lain 4 orang yang sudah di wisuda, yang sudah terima beasiswa 4 orang dan yang satu orang sudah berhenti kuliah,”ungkapnya.

Olehnya itu, ia berharap kepada para pendaftar agar menggunakan data yang real tanpa rekayasa sehingga tidak ada yang dirugikan. Sebab, masih banyak mahasiswa lain yang membutuhkan bantuan beasiswa.

Peliput : Agus Saputra

This website uses cookies.

This website uses cookies.

Exit mobile version