PASARWAJO, BP – Keberadaan Perpustakaan dan Laboratorium di setiap sekolah dinilai sangat penting keberadaannya, dalam meningkatkan minat baca hingga kualitas siswa. Untuk itu, Bupati Buton Drs La Bakri MSi, mengimbau seluruh SD-SMP di Kabupaten Buton harus memiliki Perpustakaan dan Laboratorium pada tahun 2020.
Hal tersebut diungkap saat Bupati Buton menghadiri Rapat Kerja Dinas Pendidikan Nasional wilayah Lasalimu, Lasalimu Selatan dan Kapontori beberapa waktu lalu. Ia mengungkapkan, agar para kepala sekolah segera mengajukan laporan jika dua peralatan dan fasilitas proses belajar menngajar tersebut belum memadai di sekolahnya masing-masing.
“Tahun 2020, tidak ada lagi sekolah baik SD hingga SMP, yang tidak memiliki Perpustakaan dan Laboratorium,” ungkap La Bakri.
Dengan keberadaan perpustakaan itu sangatlah penting, sebab siswa yang terbiasa senang membaca buku pengetahuan atau pola pikirnya tentu sangat berbeda dengan yang orang tidak suka membaca buku. Sedangkan Laboratorium, sebagai tempat untuk berlatih mengembangkan keterampilan intelektual melalui kegiatan pengamatan, pencatatan dan pengkaji gejala-gejala alam.
“Jadi, dapat mengembangkan keterampilan motorik siswa. Siswa akan bertambah keterampilannya dalam mempergunakan alat-alat media yang tersedia untuk mencari dan menemukan kebenaran,” tuturnya.
Selain menghadiri kegiatan tersebut, La Bakri melakukan kunjungan kerja (kunker) di Desa Nambo, Kecamatan Lasalimu, sekaligus melakukan syukuran atas penghargaan yang didapat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton sebagai Penyelenggara Event Internasional Penunjang pariwisata 2019 di Jakarta, 3 Oktober 2010 lalu.
Kemudian, Politisi Golkar itu juga menghadiri Pesta adat di Labahawa, Kecamatan Pasarwajo. Di hadapan pemangku adat, Bupati Buton menekankan perlunya pelestarian budaya yang merupakan warisan leluhur Buton.
Peliput: Hengki TA

