BATAUGA,BP- Peletakan batu pertama pembangunan jalan yang menghubungkan dua wilayah yakni Burangasi Kabupaten Buton Selatan (Busel) dan Wabula Kabupaten Buton resmi digelar, Sabtu (26/10) di Desa Burangasi, Kecamatan Lapandewa.
Proyek pembangunan jalan Burangasi-Wabula menggunakan aspal hotmix, diestimasi menelan anggaran APBD Pemprov Sultra hingga Rp 70 miliar
Peletakan batu pertama dititik nol pembangunan jalan Burangasi-Wabula dilakukan secara bergilir oleh empat unsur pimpinan daerah. Asisten II Setda Pemprov Dra Zanuriah mewakili Gubernur Sultra Ali Mazi, Plt Bupati Buton Selatan H La Ode Arusani, Ketua DPRD Buton Selatan La Ode Armada dan Kapolres Buton AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga.
Sebelum peletakan batu pertama, tetua adat Desa Burangasi merapalkan doa, meminta agar pembangunan jalan tersebut dapat membawa kebahagiaan, kesejahteraan bagi masyarakat.
Asisten III Setda Pemprov Sultra, Dra Zanuriah MSi mengatakan, pembangunan jalan provinsi yang menghubungkan dua wilayah tersebut didasari atas kedekatan emosional antara Desa Burangasi dan Wabula, sehingga mampu dipersatukan dalam menghadapi tantangan kehidupan yang akan datang.
“Saya sangat menyadari kedekatan emosional Burangasi dan Wabula sebagai satu entitas dalam spektrum masyarakat Buton yang beragam, disambungkannya dua wilayah yang terputus ini ditandai dengan peletakan batu pertama, maka dua kawasan ini bukan hanya terjalin persaudaraan yang semakin erat tetapi juga akan memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah sehingga kesejahteraan masyarakat yang saya cintai terus meningkat dimasa yang akan datang,” tutur Zanuriah saat membacakan sambutan Gubernur Ali Mazi.
Lanjutnya, Zanuriah juga mengucapkan banyak terima kasih sebesar-besarnya atas undangan sebagai keluarga yang juga masyarakat Burangasi pada acara pesta adat Ma’acia yang sekaligus dirangkaian dengan peletakan batu pertama pembangunan jalan Burangasi-Wabula.
“Semoga apa yang kita kerjakan dimasala lalu, sekarang dan akan datang selalu memberi nilai manfaat dan mendapat rindho-Nya,” tukasnya
Diacara yang sama Plt Bupati Buton Selatan H La Ode Arusani mengatakan apa yang telah diinginkan oleh masyarakat Lapandewa telah tercapai. Ia juga bersyukur atas perhatian Pemprov Sultra telah membuka akses jalan yang telah lama terputus bagi dua wilayah tersebut.
Selain itu, Arusani juga berterima kasih karena beberapa ruas jalan Propinsi diwilayah Buton Selatan telah diaspal.
“Misalnya di jalan Gunung Sejuk yang sudah cukup lama diperjuangakan untuk diaspal, alhamdulilah hari ini sudah dikerjakan. Dan sampaikan kepada Gubernur Sultra yang juga orang tua kami, bahwa masyarakat Busel akan tetap menunggu kedatangannya diacara-acara berikutnya,” pesan Arusani kepada Asisten III Pemprov Sultra.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Busel, La Ode Muhammad Idris mengatakan, pembangunan akses jalan yang menghubungkan Wabula-Burangasi merupakan usulan Gubernur Sultra Ali Mazi, Pemda Busel hanya menindaklanjuti usulan dengan melakukan tracking lokasi, perencanaan dan desain yang kemudian diberikan ke Gubernur Sultra.
“Desain awal lebar jalan hanya 15 meter, namun Gubernur Sultra meminta agar lebar jalan ditambah hingga total lebar 17 meter dengan menggunakan aspal hotmix,” katanya.
Ditambahkannya, anggaran pembangunan jalan yang menghubungkan Burangasi-Wabula tersebut menggunakan APBD Pemprov Sultra tahun 2020 dengan estimasi anggaran hingga 70 miliar.
“Disalah satu titik sisi jalan Burangasi-Wabula itu akan dibangun Ruang Terbuka Publik (RTP),” tutupnya
Peliput : Amirul

