Menghubungkan Buton dan Buton Selatan
BATAUGA, BP-Jalan yang menghubungkan Wabula, Kabupaten Buton-Burangsi Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan (BUsel) bakal dihotmix. Agenda peletakan batu pertama pembangunan jalan poros yang menghubungkan dua kabupaten tersebut dilakukan, Sabtu, (10/26). Masyarakat Lapandewa Burangasi juga akan melakukan kegiatan pesta adat Maacia sebagai rasa syukur dan menghargai kebijakan pemerintah Provinsi Sultra sehingga akses jalan yang menghubungkan Wabula-Burangasi dapat terlaksana.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Busel, La Ode Muhammad Idris mengatakan pembangunan akses jalan yang menghubungkan Wabula-Burangasi merupakan usulan Gubernur Sultra Ali Mazi. Hal itu juga merupakan janji politik kampanyenya kepada masyarakat setempat.
“Kami hanya menindaklanjuti hal itu, kemudian kami melakukan tracking hasilnya dari Burangasi hingga Wasuemba itu enam kilometer atau tepat masuk diperbatasan Kabupaten Buton itu,” ucap Muhammad Idris, saat ditemui di ruangannya beberapa waktu lalu.
Lanjutnya, dari hasil tracking tersebut, pihaknya mencoba melakukan perencanaan dan desain pembangunan jalan itu. Usulan beliau saat silaturahmi usai lebaran lalu itu, meminta agar dibuat jalan dua ruas. Median jalan satu meter, bahu jalan masing-masing satu meter atau total lebar jalan dalam desain adalah 17 meter dengan menggunakan aspal hotmix.
“Anggaran melalui APBD Propinsi Sultra 2020, total usulan anggaran hingga 70 miliar, jalan menggunakan hotmix. Kemudian disalah satu titik sisi jalan itu juga akan dibuatkan Ruang Terbuka Publik (RTP),” tuturnya
Ditambahkan, Kabupaten Buton juga akan melakukan hal serupa, melakukan pembangunan akses jalan dari Wabula hingga masuk perbatasan Kabupaten Buton Selatan. Artinya ketika sudah terhubung kedua jalan tersebut maka jalan lingkar daratan pulau Buton terlaksana.
“Jalan yang menghubungkan kedua kabupaten itu, Buton dan Buton Selatan telah naik status dari jalan kabupaten menjadi jalan propinsi,” katanya
Muhammad Idris berharap, pembangunan jalan yang Wabula-Burangasi yang menghubungkan dua wilayah itu dapat berjalan dengan baik. “Jalan tersebut akan memotong jarak tempuh, masyarakat Buton Selatan ke Wabula begitupula sebaliknya,” tukasnya
Peliput : Amirul

